Anggaran KPU Pessel Naik Menjadi Rp31 Miliar pada Pilkada 2020

"Besarannya naik Rp8 miliar dari Pilkada sebelumnya"
Ilustrasi (Net)

PESSEL, KLIKPOSITIF-- Untuk Pilkada serentak 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat dapat anggaran lebih besar dari Pilkada sebelumnya.

Berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) anggaran Pilkada 2020 KPU Pessel yang disetujui Pemkab naik menjadi Rp.31.594.022.140 yang pada Pilkada sebelumnya hanya Rp. 23,5 miliar.

"Besarannya naik Rp8 miliar dari Pilkada sebelumnya, dan angka tersebut sesuai dengan beban yang akan ditangung," ungkap Ketua Epaldi Bahar kepada KLIKPOSITIF, Selasa 8 Oktober 2019.

Ia menjelaskan, naiknya anggaran Pilkada 2020 ini, diantaranya mengacu pada beberapa faktor, salah satunya tentang standar biaya untuk honor PPK, PP, KPPS berdasar pada Surat Kementerian Keuangan No S-118/MK.02/2016.

"Pilkada sebelumnya PPK Rp.1 juta, PPS Rp 450, KPPS dulu Rp 250 kini Rp 550. Dan untuk Pilkada 2020 ini, bandingan naik mencapai 50 persen," jelasnya.

Selain kebutuhan standar biaya honor PPK, PPS, dan KPPS, beban biaya lainnya juga mempengaruhi kenaikan kebutuhan anggaran di KPU Pessel.

"Setelah itu, untuk pembiayaan lainnya sesuai dengan kebutuhan untuk Pilkada 2020 juga naik," tutupnya.

Berikut besaran honor PPK, PPS, dan KPPS berdasar pada Surat Kementerian Keuangan No S-118/MK.02/2016:

1. PPK:

a. Ketua: Rp. 1.850.000/orang/bulan

b. Anggota: Rp. 1.600.000/orang/bulan

c. Sekretaris: Rp. 1.300.000/orang/Bulan

d. Pelaksana/Staff Admin/teknis: Rp. 850.000/org/bulan

2. PPS:

a. Ketua: Rp. 900.000/orang/bulan

b. Anggota: Rp. 850.000/orang/bulan

c. Sekretaris: Rp. 800.000/orang/Bulan

d. Pelaksana/Staff Admin/teknis: Rp. 750.000/orang/bulan

3. KPPS:

a. Ketua: Rp. 550.000/orang/bulan

b. Anggota : Rp. 500.000/orang/bulan

c. LINMAS : Rp. 400.000/orang/bulan

[Kiki Julnasri]