DPRD Sumbar Ingin Ikan Bilih Jadi Ikon Tour de Singkarak

"Ikan Bilih merupakan spesies endemik Danau Singkarak"
(Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat Arkadius Datuak Intan Bano meminta panitia pelaksana Tour de Singkarak menjadikan Ikan Bilih sebagai ikon iven balap sepeda tahunan ini. Ia menilai spesies endemik Ikan Bilih yang ada di Danau Singkarak bisa dijadikan sebagai salah satu oleh-oleh bagi peserta TdS.

"Ikan Bilih merupakan spesies endemik Danau Singkarak. Maka akan sangat bagus ketika kita memberikan Ikan Bilih kepada peserta sebagai ikon dari TdS itu sendiri. Sehingga saat orang mengingat TdS, orang akan langsung ingat dengan Ikan Bilih yang hidup di Danau Singkarak," katanya beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan dengan menjadikan Ikan Bilih sebagai ikon maka hal itu juga menjadi salah satu daya tarik dalam bidang wisata. 

"Di sektor pariwisata, Ikan Bilih menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk datang berkunjung. Danau Singkarak diakui sebagai danau terindah di dunia, sehingga potensinya besar di sektor pariwisata termasuk Ikan Bilih sebagai spesies endemik di danau itu," tuturnya.

"Dengan satu plastik kecil Ikan Bilih yang kita berikan kepada peserta, secara tidak langsung kita sudah mengenalkan Danau Singkarak dengam segala keindahan dan kulinernya kepada mereka," jelasnya.

Ia berharap ini bisa menjadi salah satu hal yang diperhitungkan dan dibahas oleh panitia dalam penyelenggaraan TdS tahun ini. "Sehingga Ikan Bilih yang langsung disuply dari masyarakat yang tinggal di selingkaran Danau Singkarak juga terbantu ekonominya," paparnya.

Seperti diketahui, iven balap internasional kembali diadakan tahun ini. Di tahun kesepuluh ini, iven ini akan dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 10 November 2019. Untuk pelaksanaan tahun ini, Provinsi Jambi akan berpartisipasi di etape ketujuh. (*)