Anggota DPRD Sumbar Siap Alokasikan Anggaran untuk Pengelolaan Sampah di Nagari Situjuah Batua

"Ini (pengelolaan sampah di Situjuah Batua Limo Nagari) bisa jadi percontohan bagi nagari lain yang juga bisa menerapkan hal sama"
Nurkhalis Dt Bijo Dirajo bersama Wali Nagari Situjuah Batua Dhon Vesky Dt Tan Marajo. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Keberhasilan Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota dalam mengelola sampah dapat perhatian Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Nurkhalis Dt Bijo Dirajo.

Anggota legislatif dari Partai Gerindra itu datang langsung ke Kantor Wali Nagari Situjuah Batua, Selasa (5/11). Pada kesempatan itu, ia berdialog langsung dengan Dhon Vesky Dt Tan Marajo selaku Wali Nagari Situjuah Batua yang juga pencetus pengelolaan sampah di daerahnya itu.

"Ini (pengelolaan sampah di Situjuah Batua Limo Nagari) bisa jadi percontohan bagi nagari lain yang juga bisa menerapkan hal sama," katanya.

Menurutnya, dengan pengelolaan sampah yang dilakukan pihak kenagarian banyak manfaat yang dirasakan warga. Selain kebersihan lingkungan terjaga akan ada nilai ekonomis yang bisa dimanfaatkan dari pengelolaan sampah itu.

Selaku anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Nurkhalis siap bersinergi dengan mitra kerjanya dalam mendukung program kerja wali nagari.

"Melalui pokir juga ditempatkan dana yang bisa dialokasikan untuk program-program wali nagari," terangnya.

Tidak hanya dari sisi anggaran, ia mengaku juga siap mendukung program pengelolaan sampah dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda).

"Ini untuk kepentingan masyarakat tentu kita siap mendukung itu," tegasnya.

Sementara itu, Wali Nagari Situjuah Batua Limo Nagari, Dhon Vesky Dt Tan Marajo berharap kedatangan anggota DPRD Sumbar ini bisa memberikan bantuan berupa sarana dan prasana pendukung untuk mendukung program pengelolaan sampah di daerahnya.

"Kami masih kekurangan beberapa prasana untuk mengangkut sampah, seperti becak motor sekitar empat unit lagi karena ada enam jorong yang dilayani, sampai kini becak motor yang ada baru dua," katanya.

Menurutnya, untuk melayani seluruh warga pihak sukup kewalahan karena produksi setiap harinya mencapai dua ... Baca halaman selanjutnya