Kerugian Sementara Akibat Angin Puting Beliung di Payakumbuh Mencapai Rp330 Juta

"Dari data yang dihimpun BPBD Payakumbuh, kerugian sementara karena bencana tersebut mencapai Rp 330 juta"
Pohon tumbang akibat bencana angin puting beliung di Payakumbuh, Minggu (10/11) lalu. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menaksir kerugian sementara akibat bencana angin puting beliung disertai hujan deras yang melanda daerah tersebut, Minggu (10/11) sore lalu mencapai Rp330 juta.

Angka kerugian sementara itu diketahui, setelah Bagian Humas Kominfo Payakumbuh mengeluarkan rilis terkait bencana yang mengakibatkan sejumlah rumah rusak serta pohon tumbang tersebut.

"Dari data yang dihimpun BPBD Payakumbuh, kerugian sementara karena bencana tersebut mencapai Rp 330 juta," tulis rilis yang dikeluarkan Bagian Humas Diskominfo Kota Payakumbuh, Selasa (12/11).

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Payakumbuh, An Denithral menyebut, berdasarkan data yang sudah dikumpulkan pihkanya, terdapat enam objek yang terdampak akibat bencana itu. Pertama, pohon yang tumbang sebanyak 11 batang. Kedua, atap rumah yang diterbangkan angin sebanyak 13 unit. Ketiga, atap rumah yang ditimpa pohon sebanyak 10 unit. Keempat, bengkel yang ambruk sebanyak 2 unit. Kelima, sekolah PAUD yang ditimpa pohon sebanyak 1 unit. Sedangkan yang keenam adalah parkiran motor SDN 19 yang roboh.

"Demikian data sementara. Seharian kemarin masih didata di lokasi pohon Beringin sepanjang Jalan M Yamin sampai Bukit Sitabur, ada 4 titik akses jalan terhambat di jalan utama," ujar An Denithral.

Disampaikan An, pasca bencana Tim Reaksi Cepat (TRC) Payakumbuh yang terdiri dari BPBD, Satpol PP, Damkar, Dinas PUPR, Dinsos, Dinas LH, Dishub, Basarnas, TNI, Polri, PMI, dan KSB, langsung melakukan tanggap darurat dengan turun ke lokasi yang terdampak bencana.

Untuk memantau kondisi warganya, Wali Kota Payakumbuh bersama Wakapolres didampingi Sekretaris Daereh (Sekda), dan Asisten juga ikut turun langsung ke lapangan pada hari kejadian.

"Sementara untuk hari ini, Senin (11/11), kami fokus untuk evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Kelurahan Sicincin, di sini titik yang paling banyak. ... Baca halaman selanjutnya