Banjir Rendam Areal Pertanian Warga, Wawako Payakumbuh Pantau Kondisi di Lapangan

Wawako Payakumbuh, Erwin Yunaz saat menemui warga yang lahan pertaniannya terdampak banjir.
Wawako Payakumbuh, Erwin Yunaz saat menemui warga yang lahan pertaniannya terdampak banjir. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Hujan yang melanda Kota Payakumbuh semenjak, Senin (2/12) sore sampai Selasa (3/12) siang membuat sejumlah titik lahan pertanian di daerah tersebut tergenang air. Akibatnya, sejumlah areal persawahan dan kebun warga terancam gagal panen.

Pantauan KLIKPOSITIF di lapangan, air meluap di kawasan Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah Kecamatan Payakumbuh Utara. Di daerah ini terdapat sejumlah areal pertanian warga terendam air.

Di depan gerbang masuk SLB Center Payakumbuh juga terpantau air sudah naik ke jalan dan menutupi jalan menuju Perumahan Insani Griya Sejahtera, sehingga sulit dilalui oleh warga.

Baca Juga

Selain jalan menuju kompleks perumahan, titik yang cukup banyak terendam adalah areal persawahan, juga terdapat beberapa diantaranya yang sudah dialihfungsikan sebagai kebun, seperti kebun cabai, mentimun, jagung manis, dan kacang panjang.

Salah seorang petani cabai, Indra mengaku, kebun cabai miliknya sebenarnya sudah mulai berbunga.

"Tapi karena tergenang air, kebun saya terancam gagal panen. Ditaksir kerugiannya mencapai puluhan juta," katanya.

Menyikapi informasi terkait areal pertanian warga yang terendam air, Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz terjun ke lapangan, Selasa (3/12) pagi untuk memantau kondisi dan situasi dimana curah hujan tinggi.

Bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Kota Payakumbuh (BPBD) yang dipimpin Jasriyal, Kasi Rekontruksi dan anggota Yalfi, Otriwarmansony Kurniawan, dan Alex Sandra. Walaupun dalam gerimis hujan, orang nomor dua Kota Payakumbuh itu menyebut dirinya ingin langsung melihat kondisi terkini sekaligus memberikan semangat moril kepada petugas di lapangan.

Beberapa titik seperti Kecamatan Payakumbuh Utara dan Latina menjadi titik penting pantauan. Karena beberapa lahan pertanian dan jalan sudah tergenang oleh air.

"Yang paling menjadi pehatian kita adalah bagaimana dampaknya terhadap lahan pertanian warga dan sungai yang meluap. Melihat dampak dari beberapa kali hujan di Payakumbuh, irigasi pertanian perlu pembenahan lebih lanjut dan beberapa jalan di kelurahan yang tergenang oleh air, drainasenya perlu dilihat muaranya kembali," kata Erwin Yunaz.

Ia menghimbau warga agar waspada, dan langsung memerintahkan instansi terkait untuk melaporkan kondisi terkini dan memantau di lapangan, terkhusus di wilayah yang berpotensi banjir.

"Kerugian yang timbul nantinya akan kita carikan jalan keluar secepatnya, bagaimana kebijakan yang akan kita ambil dari hasil laporan di lapangan, jangan sampai nanti menelan korban jiwa," pungkas Erwin. (*)

Penulis: Taufik Hidayat | Editor: -