Sumbar Masuk Daerah Tak Toleran, DPRD Pertanyakan Indikator Survei

kerukunan umat beragama (KUB) di daerah ini sangat baik dan tak ada konflik besar yang terjadi sepanjang tahun 2019.
kerukunan umat beragama (KUB) di daerah ini sangat baik dan tak ada konflik besar yang terjadi sepanjang tahun 2019. (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat mengatakan bahwa kerukunan umat beragama (KUB) di daerah ini sangat baik dan tak ada konflik besar yang terjadi sepanjang tahun 2019.

Hal itu diungkapkan menyusul dirilisnya survei induk KUB oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Bimbingan Mayarakat Agama dan Layanan Keagamaan pada Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat) Kemenag.

Anggota Komisi V DPRD Sumbar Sitti Izzati Azzis mengatakan sepanjang 2019, tidak ada kejadian besar yang terjadi sehingga menimbulkan sikap kurangnya kerukunan umat beragama di Sumbar.

Baca Juga

"Kita aman-aman saja. Damai-damai saja. Belum ada kita mendengar kejadian besar karena sikap tak toleransi di tengah-tengah masyarakat. Sehingga kita kaget juga membaca rilis itu," katanya saat dihubungi di Padang, Jumat, 13 Desember 2019.

Ia mengatakan dengan indikator yang digunakan dalam penelitian, hal itu tentunya tidak bisa diterima melihat kondisi di Sumatera Barat yang adem ayem saja sepanjang tahun ini. "Ini bikin kita kaget. Kecuali memang ada kejadian besar yang terjadi di Sumbar. Wajar saja hasilnya seperti itu. Mungkin kita sempat cemas saat Pemilu 2019 lalu, namun hal itu justru baik-baik saja sampai hari ini," katanya.

Menurutnya dengan rilis yang dikeluarkan oleh Kemenag, ini jadi pertanyaan besar juga bagi kita. "Apakah indikator yang digunakan sudah pas atau belum. Karena dengan fakta lapangan yang kita lihat, semuanya menjadi pertanyaan kembali atas survei itu," jelasnya.

Seperti diketahui, Kemenag merilis survei KUB dengan beberapa faktor penentu indeks, yang berisi korelasi hubungan antara pendidikan, pendapatan dan peran Kemenag terhadap sikap rukun di Indonesia pada 2019. Pelaksanaan survei disebutkan pada 16 Mei -19 Mei 2019 dan 18-24 Juni 2019, dengan responden 13.600 orang dari 136 kabupaten/kota di 34 provinsi. Metode survei menggunakan penarikan sampel secara acak berjenjang dan margin of error kurang lebih 4,8 persen. (*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Fitria Marlina