Anggota Dewan: Bukan Hal Bijaksana Memangkas Anggaran Bencana

Dengar pendapat komisi IV DPRD dengan BPBD Sumbar
Dengar pendapat komisi IV DPRD dengan BPBD Sumbar (KLIKPOSITIF/Fitria Marlina)

PADANG, KLIKPOSITIF - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat Benny Utama mengaku prihatin dengan turunnya anggaran untuk Badan Penanggulangan Bencana

Daerah (BPBD). Ia menganggap itu bukanlah hal yang bijaksana.

"Ini masalah kemanusian. Bukan masalah seremonial. Ini bukanlah hal yang bijaksana dalam mema gkas anggaran belanja untuk BPBD. Ini perlu dikawal secara khusus oleh komisi IV," katanya saat dengar pendapat dengan BPBD Sumbar di DPRD, Rabu, 8 Januari 2020.

Baca Juga

Menurutnya untuk masalah kebencanaan harus dilakukan secara penuh, tidak setengah-setengah. "Kita berharap, BPBD bisa mengajukan kembali anggaran pada anggaran perubahan Juli mendatang," tuturnya.

Ia menuturkan penurunan ini merupakan paradoks dari hal-hal yang kita lihat seputar bencana di Sumbar. "Sumbar ini rawan bencana. Bencana yang ada di nasional ada di Sumbar sehingga ini sangat disayangkan sekali anggaranya turun tahun ini," jelasnya.

Sementara itu anggota dewan lainnya, Desrio Putra mengatakan selain dana untuk bencana, ada juga dana untuk aset yang harus dipelihara. "Sehingga sangat lucu dengan adanya pemangkasan anggaran ini, jelasnya.

Pagu anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat tahun 2020 turun Rp11 miliar dari tahun sebelumnya. Tahun 2019, pagu anggaran untuk BPBD sebesar Rp31,1 miliar. Sedangkan untuk tahun 2020 hanya Rp19,9 miliar.

Kepala BPBD Sumbar Erman Rahman mengatakan penurunan itu karena adanya iven nasional yang akan diselenggarakan di Sumbar dalam tahun ini. "Sehingga ada anggaran kita dari bencana yang terserap. Dan kita memahami hal itu," katanya. (*)

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Fitria Marlina | Editor: Rezka Delpiera