15 Orang Muslim Dalam Rombongan Turis China, MUI Sumbar: Jangan Digiring ke SARA

Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar
Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Ternyata ada 15 orang muslim dalam ratusan rombongan wisatawan asal Kota Kunming Provinsi Yunan China yang sampai di Padang pada 26 Januari 2020 kemarin.

Kedatangan orang kampung laksamana Cheng Ho itu disaat virus corona sedang mewabah membuat masyarakat Sumbar heboh. Bahkan banyak yang telah menyatakan penolakan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat (Sumbar) Buya Gusrizal Gazahar menyampaikan, jangan dikaitkan dengan rasis dan SARA. Sebab penolakan masyarakat murni terhadap wabah corona.

Baca Juga

"Jangan dibawa ke rasis dan SARA, tidak benar itu, persoalannya memang real ada wabah," katanya, Selasa, 28 Januari 2020.

Dijelaskannya, dalam ajaran Islam, Nabi Muhammad juga telah menurunkan petunjuk bagaimana menghadapi penyakit yang sedang mewabah di suatu daerah. MUI menolak kedatangan turis dengan berpijak pada hal itu.

"Nabi sudah mengingatkan, kalau ada wabah yang di luar jangan masuk, dan yang dalam wilayah itu jangan keluar meninggalkan wilayahnya," jelas Buya.

Pernyataan ini sesuai dengan hadis riwayat Bukhari dan Muslim "Jika kalian mendengar tentang wabah-wabah di suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Tetapi jika terjadi wabah di suatu tempat kalian berada, maka janganlah kelian meninggalkan tempat itu," terangnya.

Untuk itu MUI meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersikap tegas terhadap kedatangan turis yang tepat waktunya.

Kemudian ada juga pihak yang menghubungkan sikap pemerintah China terhadap suku Uighur. Menurutnya hal itu juga tidak tepat menyasar para turis.

Sementara itu, Pimpinan Cocos Tour, Lentono mengatakan saat ini pihaknya masih mengurus dan mengkoordinasikan kepulangan turis China di Sumbar.

Dia mengakui, dalam rombongan tersebut juga ada 15 muslim. Mereka datang ke Sumbar karena juga mengetahui sebagai salah satu daerah yang banyak muslim.

"Iya dari mereka ada muslim, ada sekitar 15 orang," katanya. (*)

Baca Juga
Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Joni Abdul Kasir