Ribuan Warga Ramaikan Arakan Kio di Padang

Keluarga Tan menunggu pengarak Kio di Rumah Keluarga Tan
Keluarga Tan menunggu pengarak Kio di Rumah Keluarga Tan (Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ribuan warga Kota Padang memadati kawasan Pecinan Pondok, Kecamatan Padang Selatan. Mereka datang untuk menyaksikan pertunjukan atraksi budaya arak-arakan Kio dari perkumpulan keluarga Lie-Kwee, Selasa 4 Februari 2020.

Selain merupakan rangkaian kegiatan Cap Go Meh 2571, warga keturunan Tionghoa Kota Padang, melakukan atraksi budaya arakan Kio dalam rangka memeriahkan HUT yang ke 150 perkumpulan keluarga Lie-Kwee.

Sebanyak 150 anggota keluarga Lie-Kwee yang selama ini merantau di provinsi tetangga, termasuk yang berada di luar negeri, sudah berada di Kota Padang.

baca juga: Cap Go Meh di Jembatan Siti Nurbaya, Satukan Indonesia Melalui Budaya

Bagi warga keturunan Tionghoa, arakan Kio bukan hanya sekedar pertunjukan atraksi budaya, juga bagian dari ritual membersihkan diri dari dosa dan kesalahan, serta sebagai wujud rasa terima kasih atas segala rahmat yang telah diterima sepanjang tahun sebelumnya.

"Arakan Kio ini masih dalam rangkaian kegiatan Cap Go Meh . Kebetulan, bertepatan dengan ulang tahun perkumpulan keluarga Lie-Kwee yang ke 150. Seluruh keluarga Lie-Kwee sudah berada di Padang. Ada 50 orang diantaranya yang pulang dari Malaysia. Khusus menghadiri acara ini," ujar Pelaksana Cap Go Meh 2571, Albert Hendra Lukman.

baca juga: Pertunjukan Seni Multikultural di Cap Go Meh 2020, Buktikan Sumbar Daerah yang Toleran

Ia mengatakan, melihat antusias pengunjung, target dari pantia pelaksana untuk mendatangkan wisatawan domestik tercapai. Sejak awal panitia pelaksana, memang menargetkan kunjungan wisatawan domestik.

"Antusias pengunjung hari ini cukup tinggi. Banyak yang datang. Tentu ini memberikan dampak positif bagi kepariwisataan kita," ujar Albert.

baca juga: Efek Corona, Panitia Cap Go Meh di Padang Tidak Undang Warga Tiongkok

Menurutnya, tahun mendatang pihaknya akan mengemas rangkaian kegiatan Cap Go Meh yang lebih menarik lagi. Agar angka kunjungan wisman yang datang lebih banyak lagi.

Albert menambahkan, yang membedakan kegiatan Cap Go Meh di Kota Padang salah satunya adalah, dengan mendatangkan tokoh Nasional. Tokoh itu, nantinya akan berbagi ilmu dan pengalaman soal tata kelola kebangsaan, hukum, sosial, budaya dan lain sebagainya.

baca juga: Ini Jadwal Puncak Perayaan Imlek di Kota Padang

"Nanti, kita juga akan undang tokoh-tokoh nasional. Saling berbagi ilmu dan pengalama tentang kebangsaan, hukum, sosial dan budaya. Kalau yang lalu, kita undang Prof Mahfud MD. Nah sekarang kita undang yang lain, masih menunggu konfirmasi kesediaan. Jadi, di tunggu kabar selanjutnya ya," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi

Komentar