Posting Video Dukungan Petahana Pakai Logo KPU, Pemilik Akun FB Ini Ditegur

PESSEL , KLIKPOSITIF -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat meneggur salah satu pemilik akun facebook kerena mencatut banner berlogo KPU dalam video dukungan salah satu bakal calon.

Video yang beredar belakangan itu diketahui diposting oleh pemilik akun facebook Riyan Situo Mandeh sekitar tanggal 12 Februari lalu. KPU Pesisir Selatan sudah meminta yang bersangkutan menghapus postingannya dan menasehati untuk tidak mengulanginya lagi.

"Itu sudah dihapus saat pertamakali kita sampaikan. Dan sekarang sudah tidak ada lagi," ungkap Ketua KPU Pessel , Epaldi Bahar saat dihubungi KLIKPOSITIF , Senin 17 Februari 2020.

Baca Juga

Ia menjelaskan, bahwa dalam video berdurasi 3 menit 43 detik yang memuat dukungan terhadap Hendrajoni tersebut, saat ini juga terus tersebar di media sosial, seperti whatshap. Dan KPU menilai kreativitas tersebut, bisa merusak citra panitia penyelenggara pada masyarakat luas.

"Dan kami sangat merasa dirugikan. Karena dia memakai gambar KPU, diluar sepengetahuan kami. Sehingga, kami minta untuk menghapusnya," terangnya.

Sejauh itu, setelah adanya insiden itu, KPU sudah memaafkan pemilik akun secara kelembangaan. Dan meminta setiap tim atau pendukung balon untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diatur dalam undang-undang.

Sebab, katanya KPU sebagai penyelenggara pemilu sangat dijaga ketat untuk selalu tetap netral.

"Intinya, kalau bersaing-saing saja sesuai dengan ketentuan. Lalu, jangan dibawa-bawa nama KPU, karena ini menyangkut nama lembaga," jelasnya.

Terpisah, pemilik akun Riyan Situo Mandeh saat dihubungi KLIKPOSITIF mengaku, sudah menghapus postingan tersebut, dan menyebutkan bahwa postingan tersebut tidak bertujuan untuk merusak nama KPU.

"Artinya memang saat itu, hanya spontanitas saja. Tidak ada niat untuk yang lain. Karena dianggap merugikan dan memberatkan KPU, itu sudah saya hapus," terangnya.

Lanjutnya, ia mengakui logo-logo KPU yang termuat dalam postingannya itu diambil langsung dari akun facebook KPU Pessel . Dan mengklaim, jika ketika itu, niat hanya turut mensukseskan sosialisasi KPU dalam Pilkada 2020 .

"Namun, karena mahirnya netizen mempelintir, kesannya seolah-olah KPU mendukung Paslon. Dan itu sudah saya, hapus atas permintaan KPU," ujarnya.

Baca Juga

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Rezka Delpiera