Angin Kencang di Pasbar Terbangkan Atap dan Tumbangkan Pohon, Ini Kata Edi Busti

Polindes yang terletak di Jorong Tabek Sirah, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau
Polindes yang terletak di Jorong Tabek Sirah, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau (BPBD Pasbar)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Angin kencang yang melanda Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, dalam dua hari terakhir ini, berakibat sejumlah atap bangunan terbang dan menumbangkan pohon, yang terjadi di dua kecamatan didaerah itu.

"Hari ini, ada tiga unit atap bangunan diterbangkan angin kencang dan satu unit bangunan loket karcis objek wisata rusak ditimpa pohon besar karena ditumbangkan angin," sebut Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Barat, Edi Busti kepada KLIKPOSITIF , pada Sabtu (22/2/2020).

Ia merinci, untuk di Kecamatan Talamau sejumlah bangunan yang rusak yakni, Polindes yang terletak di Jorong Tabek Sirah, Nagari Sinuruik dengan kerugian sekitar Rp20juta. Selanjutnya, doorsmer milik Yogi di Jorong Sianok, Nagari Sinuruik, kerugian yang dialami sekitar Rp10juta.

Baca Juga

Kemudian, depot air minum milik Erdawati di Jorong Merdek Talu, Nagari Talu dengan kerugian sekitar Rp20juta. Sedangkan untuk di Kecamatan Pasaman, angin kencang menumbang sebatang pohon, sehingga menimpa bangunan loket karcis objek wisata hutan kota, diperkirakan kerugian sekitar Rp5juta.

"Kita telah menurunkan beberapa personil TRC dan Pusdalops untuk melakukan asesment dan membersihkan sisa-sisa bangunan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam dua hari terakhir ini, angin kencang melanda seluruh daerah Pasaman Barat. Info dari BMKG, angin kencang diperkirakan akan berlangsung hingga besok hari, sedangkan kecepatan angin dapat mencapai 30 Knots atau 50-60 km per jam.

Lanjut Edi Busti, fenomena angin kencang ini terjadi di wilayah Sumatera Barat, terutama di bagian barat Bukit Barisan. Selain itu, kondisi angin yang terjadi, diiringi dengan cuaca cerah dan umumnya terjadi pada saat pagi hingga menjelang siang hari.

Untuk itu ia mengimbau, agar masyarakat untuk tetap selalu waspada. "Bagi warga yang tinggal didekat pohon-pohon besar maupun melakukan aktivitas karena berpotensi tumbang, kita minta agar mewaspadai untuk menghindari kerugian materil dan jiwa," imbaunya.

Baca Juga
Video

Viral Penculikan Anak di Sumbar, Bagaimana Mencegahnya?

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri