RSUD Adnaan WD Payakumbuh Akan Pesan 50 APD

Dirut RSUD Adnaan WD Payakumbuh, dr. Efriza Naldi.
Dirut RSUD Adnaan WD Payakumbuh, dr. Efriza Naldi. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Direktur RSUD Adnaan WD Payakumbuh dr. Efriza Naldi menyebut, pihaknya akan membeli sebanyak 50 paket Alat Pelindung Diri (APD) yang dipersiapkan untuk petugas medis jika ditemukan pasien positif Covid-19.

Sampai saat ini, pemerintah pusat memang sudah memastikan ketersediaan APD dan pendistribusian telah dilakukan ke sejumlah wilayah yang terdapat pasien positif Covid-19.

"Sampai saat ini belum ada dapat gambaran (terkait APD) karena itu memang diutamakan untuk rumah sakit yang merawat pasien-pasien terindikasi Covid-19," kata dr. Efriza saat dihubungi Senin (23/3).

Baca Juga

Di Kota Payakumbuh sendiri belum ditemukan adanya pasien positif Covid-19. Namun demikian, pihak RSUD Adnaan WD tetap menyusun rencana terkait pengadaan APD untuk tenaga medis bersama Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh .

"Tadi dibahas bersama Pemko dan sudah masuk keperencanaan, mungkin besok baru finalnya. Jumlah yang mungkin kita pesan itu sekitar 50 paket," jelasnya.

Dikatakannya, apabila memang APD sudah ada di penyedia, maka pihaknya tinggal mengajukan untuk pembelian dan kemudian menunggu pengiriman barang.

Dia menambahkan, sampai saat ini masih ada APD yang bisa digunakan apabila memang ada pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Adnaan WD.

"Saat ini ada 10 APD lengkap yang siap digunakan apabila memang nantinya ada pasien yang dirawat," terangnya.

Dalam rangka mengantisipasi penanganan Covid-19 di Kota Payakumbuh , pihaknya juga sudah menyiapkan ruang isolasi di IGD untuk screaning pertama pasien.

"Dari situ baru kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan apakah akan diputuskan untuk di rujuk atau tidak," kata dr. Efriza.

Ia menjelaskan untuk mekanisme rujukan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan RSUD dr. Achmad Muchtar, Bukittinggi dan RSUP M. Djamil Padang. Namun terkait rujukan ini kendalanya adalah keterbatasan ruang isolasi baik di Bukittinggi atau di Padang.

"Salah satu solusinya adalah RSUD Adnan WD tengah mempersiapkan 4 ruang isolasi rawat inap. Sebagai langkah saat tempat rujukan penuh dan untuk pelayanan serta perawatan Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," pungkasnya. (*)

Baca Juga
Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Taufik Hidayat