Pemkab Pasbar Siapkan Ruang Isolasi Pasien Suspect Corona

Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pasbar, Edi Busti didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasbar, Decky H Sahputra
Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pasbar, Edi Busti didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasbar, Decky H Sahputra (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan siapkan ruangan isolasi bagi pasien Suspect COVID-19. Ruang isolasi ini disiapkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak.

Menurut Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pasbar , Edi Busti, ruangan isolasi ini sengaja dipersiapkan untuk pasien suspect corona nantinya sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit rujukan di Sumbar.

Sebab saat ini sebut Edi Busti, di daerah itu ada 4 orang dalam pengawasan (ODP) dan sebanyak 150 orang pelaku perjalanan. Virus corona sudah menjadi persoalan nasional, tentu harus ada persiapan ruangan isolasi sebelum dirujuk.

Baca Juga

"Kita tidak tahu apa yang akan terjadi, sehingga hari ini telah membahas persiapan ruangan isolasi di RSUD Jambak dan akan disiapkan sesuai dengan ketentuan dari Kemenkes," katanya kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Selain itu jelas Edi Busti, berbagai tindakan pencegahan penyebaran COVID-19 telah dilakukan, seperti melakukan penyemprotan disinfektan kesejumlah fasilitas umum seperti, tempat ibadah, perkantoran dan ketempat fasilitas umum lainnya.

Kemudian, telah mendirikan tiga titik posko diperbatasan untuk memantau orang keluar masuk. Lokasi ketiga posko itu yakni di Kecamatan Talamau, Kecamatan Kinali dan di Kecamatan Ranah Batahan.

"Posko ini berfungsi untuk pencegahan penyebaran COVID-19 dengan cara memeriksa suhu tubuh setiap orang yang masuk dan memantau pangan yang keluar dari Pasbar ," ujarnya.

Ia menerangkan, tiga titik lokasi itu sebagai pintu masuk ke wilayah Pasaman Barat dan aktif selama 24 jam. Tentu kata dia, setiap orang tidak bisa dilarang untuk datang, tetapi perlu kewaspadaan bersama.

"Kita juga harus waspada terhadap lalulintas orang dari provinsi lain dan luar negeri. Sementara pesawat sudah lockdown dari Malaysia di BIM Padang, itu informasi yang kami dapat," katanya.

Untuk itu jelas Edi Busti, orang akan lewat laut dan darat dari Malaysia dan Singapura. Ini yang harus kendalikan. Tanpa dikendalikan orang masuk diperbatasan, tentu tidak diketahui berapa jumlah orang yang berasal dari negara pandemi," jelasnya.

Baca Juga
Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera