Warga Payakumbuh yang Dari Luar Daerah Melapor ke Posko Tanggap Darurat Covid-19

Riza Falepi saat membagikan hand sanitizer kepada pengguna jalan di depan Posto Tanggap Darurat Covid-19 Payakumbuh.
Riza Falepi saat membagikan hand sanitizer kepada pengguna jalan di depan Posto Tanggap Darurat Covid-19 Payakumbuh. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Keberadaan Posko Tanggap Darurat Covid-19 yang didirikan Pemerintah Kota Payakumbuh di depan Pos Terpadu Pusat Kota Payakumbuh dimanfaatkan sejumlah warga daerah tersebut dan warga yang baru datang luar daerah untuk melaporkan kedatangannya sekaligus memeriksakan kondisi kesehatan.

Pada Selasa (24/3) tercatat sejumlah warga yang dengan sukarela memeriksakan kondisi kesehatannya untuk memastikan bahwa mereka tidak tertular Covid-19.

Salah seorang warga yang memeriksanakan kesehatan adalah Nofrialdi, warga Lubuk Jantan, Harau Kabupaten Limapuluh Kota yang baru pulang dari Singapura dan mengaku cemas terhadap kondisi kesehatannya.

Baca Juga

"Saya ingin memastikan bahwa saya tidak tertular Covid-19 makanya datang untuk memeriksakan diri," katanya.

Kemudian, Maulida Rahmi (21), seorang mahasiswa asal Kelurahan Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh yang selama ini menuntut ilmu di salah satu universitas di Kota Kembang itu.

"Sebelum ke sini saya sudah mandi, baju sudah direndam, dan sering memakai hand sanitizer. Saya tidak mau (teinfeksi Covid-19), nanti kalau saya membawa virus akan menularkan kepada orang lain, makanya saya melapor ke posko Covid-19," ujarnya.

Ada lagi warga Kelurahan Sawah Padang Aur Kuniang, Yenny Puji mengatakan bahwasanya ingin cek di Posko Tanggap Darurat Covid-19, dikarenakan pada 21 Maret lalu ada salah seorang tetanggnya yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Aktifnya warga melapor dan memeriksakan kesehatan ke Posko Tanggap Darurat Covid-19 Kota Payakumbuh sesuai dengan himbauan Wali Kota Payakumbuh , Riza Falepi yang menghimbau kepada warganya untuk mengawasi orang yang datang ke Payakumbuh .

"Lurah dan camat kita berikan tugas khusus untuk aktif 24 jam memantau aktifitas warganya, kalau ada yang tidak mau ikut aturan akan ditindak tegas oleh tim gugus tugas," kata Riza.

Menurut Riza, perapan aturan tersebut harus tegas dan tidak bisa ditawar lagi, karena kalau ada kasus positif Covid-19 di Payakumbuh akan membuat tugas semua pihak menjadi lebih berat.

"Kita tegaskan bagi warga yang datang dari luar daerah dan tidak mau patuh dan koorperatif dengan melaporkan diri, maka akan didatangi oleh petugas kita, karena untuk penanganan Covid-19 ini tindakan tegas sesuai SOP harus kita lakukan agar keselamatan seluruh warga kita terjaga, jangan main-main," kata Riza. (*)

Baca Juga
Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Editor: Taufik Hidayat