Alat Terbatas, Lapas Payakumbuh Batasi Kunjungan Online Bagi Narapidana

Kalapas Payakumbuh Muhammad Kameily saat meninjau pelaksaan kunjungan online yang dilakukan oleh warga binaan di ruang kunjungan online.
Kalapas Payakumbuh Muhammad Kameily saat meninjau pelaksaan kunjungan online yang dilakukan oleh warga binaan di ruang kunjungan online. (Ade Suhendra)
PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -

Mewabahnya Pandemi COVID-19 di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat, petugas Lapas Klas II B lakukan pembatasan kunjungan terhadap warga binaan.

Hal ini sebagai langkah antisipasi Lapas Payakumbuh dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona di Payakumbuh.

baca juga: Cara Baru Menikmati Wisata dari Rumah, Ditengah Pendemi COVID-19

Kepala Lapas Klas IIB Payakumbuh Muhammad Kameily mengatakan untuk kunjungan tatap muka langsung pihak keluarga dengan warga binaan dihentikan. Namun untuk solusi dari penghentian tersebut, pihaknya melakukan sistem kunjungan online antara warga binaan dengan pihak keluarga.

"Saat ini sejak 2 minggu terakhir, kunjungan langsung ke Lapas sudah tidak ada. Tapi warga binaan tetap bisa melihat pihak keluarga dengan melakukan kunjungan secara online yaitu melalui video call dengan pihak keluarga menggunakan aplikasi WhatsApp," kata Kameily didampingi Humas Lapas Payakumbuh Yondri.

baca juga: Sulit Hidup Berdamai dengan Corona, Lebih Jahat dari Terorisme

Ia menjelaskan untuk alat yang disediakan Lapas Payakumbuh, terdapat 3 unit komputer yang telah dilengkapi dengan earphone, monitor, dan ruangan untuk warga binaan melakukan kunjungan online. Meskipun masih tergolong kekurangan unit komputer, pihak Lapas Payakumbuh tetap memaksimalkan alat yang dimilikinya untuk memenuhi kebutuhan warga binaan.

"Kunjungan online ini telah kami terapkan sejak 2 minggu terakhir. Setiap harinya ada sekitar 30 warga binaan yang dapat melakukan video call atau kunjungan online dengan pihak keluarga. Sebetulnya dengan jumlah 3 unit komputer yang ada, kami rasa masih kurang karena mengingat jumlah warga binaan yang mencapai 329 orang," ujarnya saat ditemui KLIKPOSITIF , Kamis 2 April 2020.

baca juga: Tiga Herbal yang Berpotensi Tangkal Corona

Untuk pelaksanaan kunjungan online ini dikatakan Kameily dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB saat akan istirahat siang.

Kemudian untuk penitipan barang atau makanan, Lapas Klas IIB Payakumbuh tetap melakukan pelayanan dan pihak keluarga masih bisa mengantarkannya ke lapas.

baca juga: New Normal, Pemerintah Bersiap Putar Kembali Roda Perekonomian

"Sebelum melakukan kunjungan online, warga binaan harus mendaftar terlebih dahulu kepada petugas dan langsung menghubungi pihak keluarga. Kemudian kami juga masih melayani penitipan makanan atau barang untuk warga binaan. Tapi tentu harus melewati pemeriksaan dan pengecekan serta penyemprotan disinfektan sebagai upaya menghindari adanya virus corona masuk ke dalam lapas," katanya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri