MUI Solsel: Salat Jumat dan Salat Berjemaah Ditiadakan

ilustrasi
ilustrasi (net)

SOLSEL KLIKPOSITIF - Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Solok Selatan ( Solsel ) menyampaikan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 meminta masyarakat di daerah itu untuk tidak melaksanakan kegiatan salat Jum'at di masjid.

"Mulai hari ini salat Jum'at ditiadakan dulu diganti dengan salat zhuhur di rumah," kata Ketua MUI Solsel Syarkawi Aziz

baca juga: Angka Kematian karena Covid-19 Tinggi, Penggunaan Ventilator Dikaji Ulang

Dia mengatakan keputusan itu diambil setelah pihaknya melakukan musyawarah bersama Pemerintah Daerah, Forkopimda dan pihak terkait lainnya pada Kamis 2 April 2020. Hasil keputusan tersebut imbuhnya, bukan hanya mengganti salat Jum'at dengan salat zhuhur dirumah masing-masing, tetapi juga salat berjemaah lima waktu lainnya di masjid atau mushalla juga dihentikan sementara.

"Termasuk kegiatan keagamaan lainnya yang mengumpulkan banyak orang dihentikan dulu sampai batas waktu yang ditentukan kemudian," katanya.

baca juga: Ini Riwayat Kontak dan Perjalanan Pelaut Positif COVID-19 di Agam

Dia menjelaskan meskipun sampai saat ini belum ada kasus positif COVID-19 didaerah itu, karena penyebaran virus ini begitu masif sehingga kegiatan mengumpulkan massa dinilai lebih banyak mudharat dibandingkan manfaatnya.

"Arab Saudi sudah membuat keputusan itu, Mohon Ampun kita kepada Allah agar tidak diberikan dosa ketika meniadakan salat berjamaah ini untuk menghindari bahaya penyakit dan melindungi umat dari penyakit tersebut," katanya.

baca juga: Vaksin Covid-19 Milik Cina Akan Tersedia Akhir Tahun

Dia mengatakan kekhawatirannya jika ada masyarakat daerah itu yang terpapar COVID-19 karena masifnya penyebaran virus tersebut.

"Obatnya hingga saat ini masih belum ditemukan, akan memprihatinkan jika ada warga yang dinyatakan positif, rumah sakit rujukan dari Solsel cukup jauh, itupun kalau ada ruangan yang kosong," katanya.

baca juga: Wagub Sumbar Nilai Persiapan Bukittinggi Untuk "New Normal" Sudah Matang

Dia mengimbau kepada masyarakat agar menahan diri dan tidak membuat isu macam-macam sehubungan penghentian sementara kegiatan salat Jum'at dan salat berjamaah tersebut.

"Jangan buat isu macam-macam, keputusan ini dilakukan untuk kemaslahatan bersama, penghentian kegiatan shalat berjamaah sementara ini, bukan hanya di Solok Selatan tetapi hampir merata di seluruh dunia termasuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Ramadhani