Diperkuat Tiga Pemain Asing, PWI Sumbar Tumbang dari Polda Sumbar

Tim sepakbola PWI Sumbar dan Polda Sumbar sebelum bertanding.
Tim sepakbola PWI Sumbar dan Polda Sumbar sebelum bertanding. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Meski diperkuat tiga pemain asing, pertandingan sepakbola persahabatan antara tim PWI Sumbar kontra tim Polda Sumbar di Stadion H. Agus Salim, Senin 23 Januari 2017 kemarin berkesudahan dengan skor 3-2 untuk kemenangan Tim Polda Sumbar.

Dalam pertandingan itu, tim PWI diperkuat oleh para pemain yang juga wartawan senior di antaranya N. Nofi Sastera, Tommy D'Rappers, Saribulih, Adrian Toeswandi dan beberapa wartawan senior lainnya.

baca juga: Jelang Laga Italia vs Turki, Ini Sejarah Pertemuan Kedua Negara

Tak hanya itu, tim PWI Sumbar juga merekrut tiga pemain asing yakni Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, Ketua Umum KONI Sumbar, Syaiful dan Pelatih Kepala PSP Padang, Joni Efendi. Rencananya, Dandim 0312 Padang Efran H juga akan ikut membela tim PWI .

Namun, tim Polda Sumbar juga menurunkan para pemain yang telah sarat pengalaman. Bahkan, Kapolda Sumbar Brigjen (Pol) Fakhrizal yang juga mantan pemain PSP yunior didaulat jadi kapten tim. Selain itu, juga ada pemain lincah, AKBP Roedy Yoelianto (Kapolres Padang Pariaman), Kombes Pol. Budi Prasetyo (Dirlantas Polda Sumbar) dan beberapa pemain lain yang juga pejabat Polda Sumbar.

baca juga: 2 Kali Diberi Kepercayaan Tampil Oleh Shin Tae-yong, Ini Terget Arif Satria Saat Hadapi UEA

Baru saja wasit meniup pluit kick off, para pemain PWI Sumbar yang dimotori Mahyeldi langsung mengebrak. Namun, serangannya mentah di tengah jalan. Bahkan, operan Jamaldi dan N. Nofi Sastera dari lapangan tengah sering tidak sesuai dengan kecepatan dua striker asing PWI Sumbar, Mahyeldi dan Syaiful. Akibatnya bola lebih banyak meninggalkan lapangan.

Hal ini bisa dimaklumi, karena kedua pemain asing PWI Sumbar ini, telah berusia di atas 50 tahun. Tak mau kalah, para pemain Polda Sumbar juga berupaya mencetak gol terlebih dulu. Kapolda Sumbar yang berkali-kali menerima sodoran bola dari Kapolres Padang Pariaman sering mengancam barisan pertahanan PWI Sumbar.

baca juga: Gagal Bawa Benevento Bertahan di Serie A, Filippo Inzaghi Jadi Pelatih baru Brescia

Namun, berkat kepiawaian Tommy di bawah mistar banyak serangan berhasil dimentahkan. Meski lapangan sedikit licin, tetapi kedua kesebelasan terus menggedor pertahanan lawan. Serangan pun silih berganti dan dukungan penonton pun membuat kedua kesebelasan semakin bersemangat mengolah si kulit bundar.

Akhirnya gawang Tim Polda Sumbar kebobolan terlebih dulu melalui tendangan jarak jauh gelandang PWI Jamaldi. Gol berawal dari serangan balik yang dilancarkan Tim PWI Sumbar. Joni Efendi menyodorkan bola ke Mahyeldi dan sedikit sontekan bola diterima Jamaldi. Tendangan pemain muda PWI ini gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Polda Sumbar.

Ketinggalan 1 gol, Tim Polda Sumbar berupaya untuk bangkit. Hanya berselang 10 menit, kapten tim yang juga Kapolda Sumbar berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Hasil ini bertahan hingga babak pertama berakhir.

baca juga: Kantrak di Monza Berakhir, Balotelli Diincar Klub Promosi Liga Turki

Pada babak kedua, Tim PWI unggul terlebih dulu melalui tendangan bola mati Joni Efendi. Pelatih kepala PSP Padang berhasil mengecoh penjaga gawang Tim Polda Sumbar melalui tendangan datarnya beberapa meter di luar kotak penalti. Namun, lagi-lagi Tim Polda Sumbar melalui Kapolda Fakhrizal berhasil menyamakan kedudukan 2-2.

Bahkan, 5 menit menjelang pertandingan usai, Tim Polda kembali berhasil menciptakan gol dan merubah kedudukan menjadi 3-2. Penentu kemenangan Tim Polda itu adalah Roedy Yoelianto yang juga Kapolres Padang Pariaman. Gol itu diciptakan melalui hasil solo run dari sayap kanan dan langsung menghunjam gawang Tommy D'Rappers.

Pertandingan bertajuk persahabatan ini diadakan dalam rangka memeriahkan acara pelantikan pengurus PWI Sumbar. Sebelum pertandingan, Ketua PWI Pusat Margiono didaulat untuk melakukan tendangan pertama. Walau pertandingan berkesudahan dengan skor 2-3 untuk Tim Polda Sumbar, tim PWI Sumbar tetap senang karena mampu tampil fight di lapangan.

"Bukan kemenangan yang penting bagi kita. Tapi bagaimana silaturrahmi kita dengan mitra kerja dapat terjalin dengan baik, itu yang paling perlu," ujar Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus. (*)

Penulis: Agusmanto