Selandia Baru dan UGM Apresiasi Slogan Tangguh Bencana Agam, Ini Alasannya

Diskusi Kebencanaan dalam Program StIRRRD
Diskusi Kebencanaan dalam Program StIRRRD (Rezka/Klikpositif)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Universitas Gajah Mada dan GNS Science Selandia Baru mengapresiasi Pemkab Agam dalam membangun ketangguhan bencana dan pengurangan risiko bencana.

"Dari 10 daerah yang menjalin kerjasama ini, Agam salah satu yang menonjol," kata ketua tim pelaksana Strengthened Indonesian Resilience Reducing Risk From Disasters (StIRRRD), Teuku Faisal Fathani, Rabu 12 Juli 2017.

baca juga: Sampel Banyak Menumpuk, Hasil Swab Pasien di Agam Lama Menunggu

Faisal menyebut, dalam kerjasama yang didukung oleh Kementerian Perdagangan Luar Negeri Selandia Baru itu, Agam memiliki keunggulan karena seluruh lini terlibat dalam pengurangan risiko bencana.

"Tidak sama dengan daerah lain, koordinasi dan komunikasi berjalan baik di Agam . Ini yang membuat Agam paling maju dalam Program StIRRRD," ujarnya.

baca juga: Pemprov Sumbar Salurkan Bantuan Rp45 Juta untuk Korban Kebakaran di Maninjau

Apa yang sudah dilakukan Agam , kata Faisal sesuai dengan slogan Agam Tangguh Bersama. Menurutnya, pengurangan risiko bencana harus melibatkan semua pihak.

"Slogan yang digunakan Agam sangat menarik dan tidak banyak digunakan daerah lain. Slogan ini membuktikan koordinasi di Agam berjalan baik," katanya.

baca juga: MTI Kapau Terbakar Pagi Ini

Michele Daly, dari GNS Selandia Baru juga mengapresiasi Program StIRRRD di Agam . Ia berharap Agam bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

"Kita sudah banyak belajar tentang penguatan kebencanaan dan pengurangan risiko bencana. Kami berharap, daerah lain dapat belajar ke Agam ," katanya.

baca juga: Kluster COVID-19 dari Bank Muncul di Bukittinggi

Firly Purwanti, perwakilan dari Kementerian Perdagangan Luar Negeri Selandia Baru mengatakan, Indonesia dipilih dalam program ini karena hubungan antara Selandia Baru dan Indonesia yang terjalin selama ini.

"Hubungan bilateral Indonesia- Selandia Baru sudah berjalan 60 tahun. Ini bukti kedekatan dua negara," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Agam , Bambang Warsito mengatakan, Pemkab Agam serius dalam membangun ketangguhan masyarakat mengurangi risiko bencana. Ini sesuai dengan slogan Agam Tangguh Bersama.

"Bapak bupati menginginkan semua pihak terlibat untuk pengurangan risiko bencana. Ini sudah dilakukan dengan menjalin koordinasi, komunikasi bersama OPD, swasta, perbankan dan perusahaan," ujarnya.

Program StIRRRD merupakan kerjasama Pemkab Agam dengan UGM, GNS dan Kementerian Perdagangan Luar Negeri Selandia Baru . Kerjasama kebencanaan ini sudah berjalan sejak 2015 silam.

Penulis: Rezka Delpiera