Selama Ramadan Masjid Ini Sediakan Makanan dari Berbuka hingga Sahur

Mesjid Muhammadan yang berada di kawasan Pasa Gadang ini menyediakan makanan gratis selama Ramadan
Mesjid Muhammadan yang berada di kawasan Pasa Gadang ini menyediakan makanan gratis selama Ramadan (Vendo Olvalando)

KLIKPOSITIF -- Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Di Ramadan pula sesama muslim bisa berbagi. Seperti yang dilakukan oleh masjid yang ada di kawasan Pasa Gadang ini. Masjid tersebut menyediakan makanan bagi umat muslim yang beribadah mulai dari berbuka hingga sahur.

Masjid tersebut bernama Masjid Muhammadan. Masjid yang terletak di Jalan Pasa Batipuh No.19, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan ini juga merupakan salah satu masjid tertua di Kota Padang.

baca juga: Ramadan Usai, Ini Tips Tetap Sehat dari Pakar Gizi

"Kami tidak hanya menyediakan pabukoan dan makan sahur, bagi yang beribadah di rentang waktu tersebut, tersedia banyak makanan yang bisa dinikmati. Makanan itu datang dari berbagai tempat, mulai dari warga sekitar, jemaah, bahkan sesama muslim yang belum kami kenal," ucap Mustafa Ahmad, salah satu pengawas masjid.

Selain keunikan tersebut, kepada KLIKPOSITIF , Mustafa mengakui bahwa masjid yang berdiri sejak abad 18 itu masih punya banyak kegiatan unik yang dilakukan selama Ramadan yakni, pelaksanaan tarawih 20 rakaat dan witir 3 rakaat. Kemudian, bacaan surat imam pada shalat tarwih dan witir setiap malamnya juga harus berjumlah 1 juz.

baca juga: Banyak Makanan Manis Selama Lebaran, Ini Kiat Tetap Sehat

"Jadi, pada akhir Ramadan kita akan mengkhatamkan Al Quran. Di malam itu pula kita akan melakukan doa bersama selepas tarwih. Doa yang mampu membuat siapa saja yang melakukannya berlinangan air mata," jelasnya.

Disebut Mustafa Ahmad, masjid Muhammadan dibangun dengan campuran putih telur dan sampai sekarang masih utuh. Kemudian, setiap hari Kamis, jemaah pun mengadakan musyawarah umat yang ternyata selalu mendapat permintaan memualafkan orang.

baca juga: Doa Akhir Ramadan yang Dibaca Rasulullah, Latin dan Maknanya

"Setidaknya ada dua hingga tiga orang setiap tahunnya yang meminta menjadi mualaf kepada kami. Mereka bisa datang dari mana saja. Memilih masuk islam setelah melihat bahkan mengikuti kegiatan-kegiatan yang kami lakukan," ujar pria yang terkenal sebagai pemilik toko rempah-rempah tersebut.

Beragamnya kegiatan unik yang dilaksanakan di Masjid Muhammadan pada bulan Ramadan ini mestinya menjadi panutan bagi masjid lain di Kota Padang, bahkan di Indonesia. (Vendo Olvalanda)

baca juga: Meski Ditengah Pendemi COVID-19, Tradisi Malamang Sambut Lebaran di Pessel Tetap Bertahan

Penulis: Pundi F Akbar