Tahun Ini, Bukittinggi Butuh 1000 Ekor Hewan Kurban

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Bukittinggi mencatat, kebutuhan hewan kurban untuk perayaan Idul Adha di daerah itu pada tahun 2018 ini masih sama dengan tahun 2017 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Perikanan, Peternakan, dan Kesehatan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi Ahmad Fauzi mengatakan, setidaknya untuk tahun ini kota wisata itu setidaknya membutuhkan 1000 ekor hewan kurban .

baca juga: Soal Nomor Urut Pilkada Bukittinggi, Ini Cocoklogi Versi Para Pasangan Calon

"Kita masih perkirakan sama dengan sebelumnya, yakni 1000 ribu ekor," katanya saat ditemui KLIKPOSITIF , Kamis 9 Agustus 2018.

Di sisi lain, ia menjelaskan jumlah hewan yang dikurbankan di Bukittinggi cenderung meningkat dalam dua tahun terakhir, tahun 2016 hewan kurban jenis sapi sebanyak 874 ekor, sementara di 2017 sekitar 1017 ekor sapi.

baca juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Dalam Gudang di Bukittinggi

Untuk saat ini, kata dia, pihaknya belum mendata jumlah sapi atau kambing yang sudah dibeli panitia korban sebab puncak pembelian hewan kurban biasanya terjadi pada seminggu jelang Lebaran Haji .

"Dan kita juga tak tahu bagaimana kemampuan atau daya beli masyarakat, namun rasanya masih seribuan juga kebutuhan hewan kurban di sini," ungkapnya.

baca juga: Dapat Nomor Urut 2, Erman Safar Singgung Kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno di Sumbar

Untuk satu orang yang ingin berkorban satu ekor kambing, kata Fauzi, biayanya berkisar sebesar 2,6 juta rupiah dan tentunya untuk seekor sapi harganya 7 kali harga seekor kambing yakni 18,2 juta rupiah.

[Hatta Rizal]

baca juga: KPU Bukittinggi Undi Nomor Urut Kontestan Pilkada, Ini Urutannya

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa