DLH Payakumbuh Siapkan Dua Kelurahan Percontohan untuk Pengelolaan Sampah

Kepala DLH Kota Payakumbuh, Jhon Kenedy saat diwawancarai KLIKPOSITIF
Kepala DLH Kota Payakumbuh, Jhon Kenedy saat diwawancarai KLIKPOSITIF (Taufik Hidayat/KLIKPOSITIF)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF  -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Payakumbuh akan menunjuk Kelurahan Kapalo Koto dan Kelurahan Aur Kuning sebagai kelurahan percontohan pengelolaan sampah

Kepala DLH Kota Payakummbuh, Jhon Kenedy menyebut, pihaknya saat ini tengah merancang bagaimana kelurahan percontohan tersebut bisa berjalan dengan baik dan bisa dijadikan sebagai pilot project dalam penangan masalah persampahan di Kota Batiah itu.

baca juga: Terpilih di TC GSI Nasional, Sebanyak 3 Pelajar SMP Payakumbuh Berpeluang Tembus Timnas U-16

"Dari kelurahan percontohan ini kami harapkan tidak akan ada lagi sampah yang dibuang ke TPA (tempat pembuangan sampah akhir) tapi langsung ditanggulangi di kelurahan itu," jelasnya kepada KLIKPOSITIF , 4 September 2018.

Menurut Jhon Kenedy, di kelurahan percontohan nanti, untuk sampah organik akan langsung diolah masyarakat untuk kemudian dijadikan pupuk yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian.

baca juga: Kembangkan Tenun Balai Panjang, Pemko Payakumbuh dan BI Sumbar Tandatangani Nota Kesepahaman

"Kalau sampah anorganik, seperti kertas, plastik, botol, dan lainnya dikumpulkan di bank sampah . Hal itu tentunya juga bernilai ekonomi dan bisa dimaksimalkan warga kelurahan," terangnya.

Menurt Jhon Kenedy, adanya Perda Perda no 04 tahun 2014 tentang pengelolaan persampahan yang sudah ditetapkan di Payakumbuh diakuinya belum terlalu maksimal dalam meningkatkan kesadaran warga untuk bisa membuang sampah sesuai aturan tersebut.

baca juga: Laporan Kinerja DPRD Kota Payakumbuh Tahun 2020, Sampai Bentuk Pansus Tangani Covid-19

"Karena itu, keluruhan percontohan ini kami harapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hidup bersih. Jadi tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tapi bagaimana mengolah sampah tetap bernilai ekonomis," urainya.

Lebih lanjut, Jhon Kenedy menerangkan, DLH Payakumbuh menargetkan pada 2025 mendatang, produksi sampah di Kota Payakumbuh bisa berkurang sampai dengan 30 persen. Sedangkan yang 70 persen sisanya sudah dikelola dengan baik.

baca juga: Foresthree Coffee, Brand Kuliner Nasional Lirik Pasar Payakumbuh Kota Randang

"Untuk bisa mewujudkannya target itu dibutuhkan peran serta seluruh warga dan dari pemko sendiri kami selalu melakukan pembinaan terhadap warga bagaimana cara pengolahan sampah , sehingga tetap bisa bermanfaat dan bernilai secara ekonomis," pungkas Jhon Kenedy.

[Taufik Hidayat Kampai]


 

Penulis: Rezka Delpiera