Enam Atlet Paralayang Tertimbun di Hotel saat Gempa Palu

Kondisi Hotel Roa-roa Palu setelah gempa terjadi.
Kondisi Hotel Roa-roa Palu setelah gempa terjadi. (BBC)

KLIKPOSITIF -- Sebanyak enam atlet paralayang Indonesia dinyatakan hilang pasca tsunami dan gempa Palu, Sulawesi Selatan, Jumat (28/9) lalu. Keenam atlet paralayang itu tertimbun di Hotel Roa Roa, Kota Palu yang runtuh digoyang gempa 7,4 SR.

"Informasi terbaru yang kami dapatkan, saat ini tim Basarnas sudah ada di lokasi hotel Roa-roa tempat atlet menginap, tapi evakuasi masih menggunakan alat seadanya," kata Ketua Paralayang Indonesia, Wahyu Yudha saat dihubungi Minggu (30/9) dilansir suara.com, jaringan KLIKPOSITIF .

baca juga: Mensos Risma Santuni Keluarga Korban Longsor Tambang di Solok Selatan

Keenam atlet paralayang itu tengah mengikuti kejuaraan Palu Nomoni 2018. Keenam atlet Indonesia tersebut yakni Reza Kambey, Ardi Kurniawan, Fahmi Malang, Glen Mononutu, Franky Kowas dan Petra. Yudha mengatakan Reza Kambey dan Ardi Kurniawan adalah dua atlet yang ikut dalam Pelatnas Asian Games 2018.

Selain 6 atlet ini, ada tiga orang pendamping kegiatan yang juga belum ditemukan, diduga masih tertimbun reruntuhan hotel Roa-Roa Palu. Yudha menjelaskan, pada tanggal 25 September, Paralang Indonesia mengadakan kegiatan lomba 'cross country' (Xc) atau lintas alam di Palu yang berlangsung sampai tanggal 30 September ini.

baca juga: Sumbar Targetkan 16 Medali Emas di PON Papua

Total ada 30 peserta yang ikut, terdiri atas 27 orang dari Indonesia, tiga orang dari luar negeri yakni Singapura, Belgia dan Korea. "Sebagian besar atlet dan pendukung acara menginap di hotel tersebut (Roa-Roa Palu)," katanya.

Menurutnya, perlombaan Paralayang Palu Nomoni telah berlangsung sejak tanggal 25 September. Pada hari Jumat (28/9) para atlet telah menyelesaikan babak ketiga sebelum waktu Salat Jumat. Setelah selesai seluruh atlet kembali ke penginapan. Sebelum gempa mengguncang Palu sekitar pukul 17.02 WIB, sebanyak 20 atlet ke luar mencari makan malam, sisanya peserta masih di hotel.

baca juga: Gelar Kejuaraan, Perpani Padang: Ratusan Atlet Panahan Telah Mendaftar

"Dua puluh orang yang k eluar hotel mencari makan ini Alhamdulillah selamat, tapi yang 10 orang masih berada di hotel Roa-roa ini tertimbun di hotel," katanya.

Yudha mengatakan informasi enam orang atlet bersama tiga pendukung lainnya masih berada di dalam hotel yang ambruk usai diguncang gempa diketahui dari Viki, salah satu atlet yang berhasil selamat. (*)

baca juga: Oscar De La Hoya Mau Kembali ke Ring, Ini Petinju yang Ingin Dihadapinyayuh

Penulis: Agusmanto