Panwaslu Pessel Akui Masih Banyak APK Dipasang Ditempat Telarang

Ilustrasi
Ilustrasi (Ist)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Panitia Pengawas Pemilu ( Panwaslu) Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat banyak menemukan alat peraga kampanye ( APK ) calon legislatif (Caleg) terpasang di tempat-tempat terlarang.

Ketua Panwascam Sutera, Mustipal mengakui, kondisi tersebut karena tidak adanya sanksi tegas terhadap Caleg dan peserta Pemilu, sehingga kesulitan untuk menindak dan setelah ditertibkan terpasang lagi.

baca juga: Anggota DPR Minta Masyarakat Sumbar Tidak Takut Divaksin

"Kondisi ini hampir merata, kami dari Panwascam terus mendata dan kami sudah sering menyurati. Tapi, masih banyak juga yang melanggar," sebut Mustipal, didampingi Komisioner Panwascam Sutera, Jeki Aprizil Wanto kepada KLIKPOSITIF .

Dia menjelaskan, selain pelanggaran pemasang APK ditempat umum, seperti tempat ibadah, dan fasilitas negara. Temuan Panwascam Sutera, APK Caleg juga banyak terpapar di pohon-pohon, tiang listrik dan tempat terlarang lainnya.

baca juga: Setelah Jefri, Sang Adik Juga Ditemukan Meninggal di Pantai Karang Labung

"Kalau untuk imbauan, mungkin tinggal kesadaran Caleg dan Peserta Pemilu. Dan sudah sering kita surati," jelasnya.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menegaskan, dalam waktu dekat akan ada penertiban dan penindakan secara keseluruhan, untuk alat peraga kampanye serta bahan kampanye yang melanggar aturan, di daerah itu.

baca juga: Ini Tanggapan Anggota DPR Terkait Dugaan Mark Up Dana COVID-19 di Sumbar

"Terkait dengan alat peraga kampanye dan bahan kampanye yang terpasang dan tersebar yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan hari ini, dalam waktu dekat kami dari Bawaslu akan melakukan penertiban, "sebut Ketua Bawaslu Pesisir Selatan, Erman Wadison kepada KLIKPOSITIF .

Menurutnya, sesuai dengan tatacara pemasangan APK dan bahan kampanye peserta Pemilu sudah ditentukan dalam aturan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, diantaranya dengan memperhatikan titik zona dan pengadan APK tambahan sesuai diaturkan KPU.

baca juga: Pemuda yang Terseret Gelombang di Pessel Berhasil Ditemukan, Satu Lainnya Masih dalam Pencarian

"Kami Bawaslu Pesisir Selatan selalu memberikan surat himbauan terkait larangan alat peraga kampanye dan bahan kampanye. Jika masih banyak yang melanggar akan kami tindak,"tegasnya.

Lanjutanya, terkait pemasangan APK , pihaknya meminta peserta Pemilu agar melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada, baik untuk lokasi serta ketentuan dalam pengadaannya yang diaturkan dalam Undang-undang Pemilihan Umum (Pemilu) maupun Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum.

"Pemasangan APK harus mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan, dan keindahan kota atau kawasan setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Selanjutnya pemasangan APK harus memperhatikan ukuran dan jumlahnya sebelum dipasang,"terangnya.

Lanjutannya, "Alat peraga kampanye dan bahan kampanye dilarang dipasang, di tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan lainnya, serta gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan. Jika masih ada, akan kita tertibkan,"tutupnya. (Kiki Julnasri)

Penulis: Eko Fajri