Wabup Limapuluh Kota: Wapres Pertama RI Pernah Mendarat di Piobang

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan bersama Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kasau, Marsda TNI Iman Sudrajat.
Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan bersama Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kasau, Marsda TNI Iman Sudrajat. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Sejarah mencatat, Proklamator Republik Indonesia, Mohammad Hatta pernah mendarat di Pangkalan Udara Piobang Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota pada November 1948 silam.

Tidak hanya pernah digunakan oleh Wakil Presiden pertama Indonesia, Pangkalan Udara Piobang juga berperan penting pada saat terjadinya perang PDRI di awal-awal kemerdekaan RI.

baca juga: Tinjau Alat Peringatan Dini Gempa, Ini Pesan Bupati Irfendi Arbi

"Di Pangkalan Udara Piobang ini pernah mendarat Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta," kata Wakil Bupati Limapuluh Kota , Ferizal Ridwan, Kamis 28 Maret 2019.

Rentetan sejarah Pangkalan Udara Piobang itu disampaikan Ferizal Ridwan ketika menerima kedatangan Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kasau, Marsda TNI Iman Sudrajat yang datang dalam rangka melaksanakan kegiatan karya bakti dan bakti sosial di depan Masjid Raya Piobang.

baca juga: "Camping Menggulai Kambing" Cara Pemuda Kayu Kolek Pulihkan Kembali Pariwisata

"Melihat sejarah panjang yang pernah tercatat di sini, kami berharap Pangkalan Udara Piobang ini untuk bisa diaktifkan kembali," kata Ferizal Ridwan.

Dikatakannya, dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Limapuluh Kota , baik itu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dalam RPJP Kabupaten Limapuluh Kota sudah ada rencana pemanfaatan Pangkalan Udara Piobang ini.

baca juga: Booming Sepeda Sanki di Payakumbuh, Minions Rider Restorasi Sepeda Jadul Jadi Trendi

"Pengaktifan kembali Pangkalan Udara Piobang ini juga sebagai kompensasi ataupun hak-hak kepahlawanan kita yang sudah berjuang dan menyelamatkan bangsa dan negara ini," urainya.

Harapan yang sama juga disampaikan Wali Nagari Piobang, Syaffan Nur yang menyebut, ketika Pangkalan Udara Piobang masih aktif kehidupan masyarakat sekitar cukup maju.

baca juga: Alasan Keselamatan, Belajar Tatap Muka di Lima Puluh Kota Diundur

"Dari cerita orang tua-tua kita dahulu, daerah Piobang ini pernah sangat maju. Karena itu, seperti yang disampaikan Bapak Wakil Bupati tadi kami juga siap bahu-membahu dengan pemerintah daerah dan petugas untuk mengaktifkan kembali Pangkalan Udara Piobang ini," katanya.

Diakuinya, sampai saat ini, warga sekitar sudah memanfaatkan lahan di pangkalan udara untuk bertani. Namun demikian, ketika nanti pemerintah membutuhkan, masyarakat siap mengembalikannya ke pihak TNI AU selaku pemilik lahan.

"Karena perjanjiannya masyarakat hanya memakai dan kalau sewaktu-sewaktu dibutuhkan akan dikembalikan lagi," pungkasnya kemudian. (*)

Penulis: Taufik Hidayat