Bawaslu Sanksi Pidana Caleg Kampanye Diluar Jadwal

Kampanye/Ilustrasi
Kampanye/Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Kampanye di luar jadwal, peserta pemilu (calon legislatif ) terancam pidana. Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 kampanye di luar jadwal.

Untuk itu, Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kota Padang mengingatkan agar peserta pemilu mencopot Alat Peraga Kampanye ( APK ) yang terpasang di tempat umum sebelum 17 April 2019.

baca juga: Pelantikan Gubernur Sumbar Terpilih, Pj: Menunggu Keppres

Anggota Bawaslu Padang Divisi Sengketa Yunasti Helmi mengatakan, ancaman pidana tersebut berlaku untuk para caleg yang berkampanye di luar jadwal. Sementara, pihak advertising tidak akan dikenai sanksi.

"Jadi, yang dirugikan itu calegnya bukan pihak advertising. Makanya kami minta pada pihak penyedia atau advertising agar mengkomunikasikan ini dengan kliennya, karena kami tidak punya alamat caleg atau kontak yang akan dihubungi," ungkapnya, Senin, 15 April 2019.

baca juga: DKPP Tolak Seluruh Pengaduan Pengadu Terhadap Komisioner KPU dan Bawaslu Bukittinggi

Ia juga mengaku sudah melayangkan surat pada pihak advertising, agar melakukan koordinasi dengan pihak caleg (yang memesan apk ) agar segera menurunkan APKnya. "Nanti kalau kami yang turunkan apk , takutnya rusak. Mudah-mudahan ada itikad baik dari caleg untuk menurunkan apk masing-masing," ujarnya.

Dari hasil koordinasi Bawaslu dan Bapenda, ada sejumlah PT yang masang APK dalam jumlah banyak. Bahkan satu advertising ada yang memasang 80 APK caleg, belum lagi APK dalam ukuran kecil lainnya.

baca juga: Bawaslu Pariaman Laporkan KPU Pariaman pada DKPP Terkait Hal ini

Pihaknya juga sudah menghimbau seluruh pengawas, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan, untuk mengawasi dan menertipkan APK yang terpajang di kawasannya. Bawaslu juga sudah meminta pada Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, agar memberikan himbauan pada seluruh warga Padang, untuk berpartisipasi dalam mengawasi APK .

"Penertipan APK sudah dimulai sejak kemarin malam di sejumlah titik, salah satunya di kawasan Pasar Raya. Senin (15/4) kami akan fokus dulu untuk apk yang besar, setelah itu baru berlanjut ke apk lainnya," ulasnya.

baca juga: Tiga Anggota Bawaslu Kabupaten Dharmasraya Diperiksa DKPP

Sejumlah kawasan sudah bersih dari APK yang diturunkan oleh pemuda, salah satunya di kawasan Siteba. Pihaknya juga akan membersihkab APK dalam ukuran kecil, termasuk branding yang terpasang di kendaraan, seperti di mobil atau motor.

Ia berharap, warga berpartisipasi dalam proses penertipan APK caleg. Walalupun tidak bisa membantu menutunkan, namun ia berharap agar tidak ada warga yang menghalangi petugas dalam penurunan APK .

Penertipan APK akan dilakukan hingga tanggal 16 April 2019, satu hari jelang pemilihan. Pada hari pemilihan, Bawaslu juga menginstruksikan pengawas agar tetap mantau APK caleg di kawasannya masing-masing. (*)

Penulis: Joni Abdul Kasir