Jalur Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Kendaraan, TRC Semen Padang Siaga Sejak H-7 Lebaran

Situasi kemacetan di Jalan Padang-Solok saat Longsor
Situasi kemacetan di Jalan Padang-Solok saat Longsor (Riki S)

PADANG, KLIKPOSITIF - Jalan lintas Padang-Solok, tepatnya di kawasan Panorama 2, KM 24, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, dilanda longsor , Senin, 3 Juni 2019 dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Akibat longsor tersebut, arus jalan lintas Padang-Solok maupun sebalinya putus total selama 3 jam, karena badan jalan tertimbun material longsor sepanjang 30 meter dengan ketinggiaan 5 meter, sehingga menyebabkan kemacetan panjang hingga mencapai radius 2 KM.

baca juga: BPBD Kota Padang: Evakuasi Warga Selesai dan Air Mulai Surut

"Arus lalu lintas sudah lancar, setelah BPBD Kota Padang dan alat berat dari Dinas PU membersihkan material longsor yang menimbun badan jalan. Tadi jalan ini putus hingga 3 jam lamanya. Sekitar pukul 07.00 W8B baru bisa dilalui kendaraan," kata relawan TRC Semen Padang, Syafrizal saat dihubungi via handphone, Senin.

Selain alat berat dari Dinas PU dan BPBD, lanjut Syafrizal, sejumlah relawan kebencanaan juga ikut membantu BPBD Padang membersihkan material longsor seperti mengevakuasi batang pohon yang ikut dibawa tanah longsor . Di antaranya, Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang, KSB Lubuk Kilangan, dan PMI.

baca juga: Curah Hujan Tinggi, Lima Kecamatan di Agam Dilanda Bencana

"Kami dari TRC Semen Padang bersama sejumlah relawan, juga telah siaga sejak H-7 lebaran di Posko Ketupat Polri di Jalur Padang-Solok. Kami dari TRC, juga sediakan peralatan berupa masin sinsau, dan peralatan rescue," ujarnya.

Selama arus mudik hingga arus balik, tambah Syafrizal, TRC Semen Padang bersama relawan kenbencanaan lainnya, akan standby di Posko Ketupat ini. "Jika terjadi bencana longsor , kami dari TRC Semen Padang, siap membantu," ungkap pria yang akrab disapa Tojok itu.

baca juga: Banjir dan Tanah Longsor Hantam Agam, 4 Warga Sempat Terjebak

Humas BPBD Kota Padang, Hariza Riko mengatakan bahwa longsor di KM 24 Jalan Padang-Solok itu ddiduga akibat hujan lebat yang terjadi sejak Minggu siang hingga Senin dini hari, ditambah lagi rute jalur Padang-Solok dari Lubuk Peraku hingga perbatasan Padang-Solok, juga merupakan kawasan rawan longsor .

"Untuk itu kepada pengendara yang lewat, termasuk pemudik yang pulang kampung, kami minta untuk berhati-hati ketika melintasi jalur Padang-Solok, terutama ketika hari hujan, karena di sepanjang halur tersebut banyak terdapat titik-titik rawan longsor ," kata Hariza Riko.(*)

baca juga: Teruci Chaprendang Bantu Korban Tanah Longsor Sumpur

Penulis: Riki Suardi