Guru Ujung Tombak Pendidikan untuk Perkembangan dan Kemajuan Bangsa

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampinggi Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri, Sabtu (29/6), ketika menerima kunjungan dari guru yang meraih penghargaan provinsi Babel
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampinggi Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri, Sabtu (29/6), ketika menerima kunjungan dari guru yang meraih penghargaan provinsi Babel (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, merasakan kebanggan atas prestasi para guru yang meraih penghargaan pada Apresiasi Guru Tenaga Kerja PAUD dan Dikmas Berprestasi dan Berdedikasi 2019 ke-13 Tingkat Nasional di Pangkal Pinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Kebanggaan tersebut disampaikan Gubernur Irwan Prayitno di kediamannya, Sabtu (29/6), ketika menerima kunjungan dari guru yang meraih penghargaan di provinsi Babel, Kamis tanggal 27 Juni 2019, malam penghargaan di Ballroom Soll Marina Hotel, Bangka Tengah.

baca juga: Kebijakan Pemerintah soal Kuota Pendidikan Dinilai Sia-sia

"Ini suatu prestasi yang luar biasa, karena guru adalah sebagai ujung tombak pendidikan untuk perkembangan dan kemajuan bangsa," bangga gubernur.

"Saya berharap keberhasilan ini tetap dipertahankan dan terus disempurnakan, dengan hadirnya guru -guru terbaik dan berprestasi ini dapat memberikan contoh atau teladan bagi seluruh guru di Sumbar," katanya.

baca juga: Siswa dan Guru Serta Mahasiswa dan Dosen Dapat Subsidi Kuota Internet

Kebanggaan yang diungkapkan Gubernur itu wajar, lantaran sebanyak lebih kurang 445 orang peserta dari 33 provinsi se Indonesia, sementara untuk Sumbar mengirimkan 16 orang peserta yang merupakan guru -guru pilihan yang akan mengangkat nama baik Sumbar.

"Apalagi pemerintah Sumbar lebih menitikberatkan pada peningkatan sumber daya manusia, untuk itu para guru dan tenaga kependidikan Sumbar, dituntut terus kemajuan pendidikan menjadi tolok ukur dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dengan mengembangkan kemampuannya dengan menguasai pengetahuan dan teknologi terkini," ucap Irwan Prayitno.

baca juga: Pemko Padang Pasang WiFi di Masjid Bantu Pelajar Belajar Daring

Selanjutnya kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri menyampaikan, para guru yang mewakili provinsi Sumatera Barat merupakan guru -guru terpilih yang akan mengangkat dan memajukan dunia pendidikan di Sumbar.

"Dari 16 orang peserta yang kami kirim, terdapat 4 pemenang yaitu, Novia Fatma Sari, S.Pd sebagai juara I kategori tutor Kesetaraan, Lusyana Megasari juara II Pengelolaan KB/TPA/SPS, Yuli Kurnia Putri, S.Pd.I juara III tutor Keaksaraan dan Dra. Nova Devista, M.Pd juara III kategori Kepala SKB," jelas Adib.

baca juga: Banjir di Batangkapas Pessel Capai Ketingian 1,5 Meter, Sekolah Terendam dan Dokumen Tidak Bisa Terselamatkan

Event ini merupakan wadah bagi GTK Paud dan Dikmas untuk saling bertukar pandangan, ilmu, wawasan, dan juga menjalin silaturahmi dan mengokohkan persatuan dan kesatuan. 

Adib menghimbau bagi pemenang agar dapat menyalurkan kembali ilmu yang diperoleh dalam kegiatan tersebut, sehingga dapat menambahkan pengetahuan dan wawasan bagi guru lainnya. Karena bagi para pemenang juara I Pemerintah akan mengirimkan ke luar negeri untuk mendapatkan kursus singkat sesuai dengan kompetensinya. 

“Bagi guru yang diberangkatkan ke luar negeri diharapkan dapat memberikan imbas positif kepada GTK PAUD dan Pendidikan Masyarakat di Sumbar,” ungkap Kadis Pendidikan Adib Alfikri.

Kemudian pada kesempatan yang sama Novia Fatma Sari, S.Pd sebagai juara I kategori tutor Kesetaraan mengatakan, bahwa kemenangan ini adalah suatu anugerah dari Allah SWT, dan ucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantunya.

"Awalnya saya sangat grogi, karena semua peserta terlihat hebat semua, namun lama-kelamaan semua pertanyaan dapat saya jawab, Alhamdulillah hasil memuaskan," ujarnya.

"Dengan kemenangan ini, saya bisa menambah ilmu selama tiga bulan di luar negeri, kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan, mudah-mudahan akan bermanfaat bagi Sumbar," pungkasnya. (*) 

Penulis: Joni Abdul Kasir