Akses Selingkar Danau Maninjau Terputus, BPBD Agam Gunakan Perahu Angkut Anak Sekolah

BPBD Agam siagakan perahu sebagai pengganti transportasi pasca jalan tertimbun longsor
BPBD Agam siagakan perahu sebagai pengganti transportasi pasca jalan tertimbun longsor (Dokumentasi BPBD Agam)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam menyiagakan perahu sebagai transportasi pasca putusnya jalan tertimbun longsor Kamis malam di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya.

Petugas Pusdal Ops BPBD Agam , Lukman mengatakan, sesuai instruksi Kalaksa BPBD Agam , dua unit perahu disiagakan sebagai akses masyarakat dan anak-anak untuk pergi sekolah.

baca juga: Agam Catat Rekor Pasien COVID-19 Sembuh Terbanyak

"Jalan belum bisa dilewati karena material longsor belum dibersihkan. Dua unit perahu kita siagakan," kata Lukman.

BPBD Agam , Dinas PUTR dan pihak terkait lainnya melakukan pembersihan material longsor Jumat pagi.

baca juga: Ketua PN Lubuk Basung Meninggal di Kolam Renang Hotel

Sebelumnya diberitakan, akses jalan di Batu Bagantuang, Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam -Sumbar terputus karena tertimbun material longsor , Kamis 18 Juli 2019 sekitar pukul 21.50 WIB.

Longsor terjadi di dua titik di selingkar Danau Maninjau tepatnya kawasan Batu Bagantuang. Material longsor menutupi jalan sepanjang 30 meter dengan ketinggian 5 meter.

baca juga: Agam Tambah 21 Pasien COVID Hari Ini

Longsor yang dipicu hujan deras tersebut membawa bebatuan dan kayu dari atas bukit.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah masyarakat di Jorong Galapuang dikabarkan mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari longsor susulan.

baca juga: Sampel Banyak Menumpuk, Hasil Swab Pasien di Agam Lama Menunggu

Penulis: Rezka Delpiera