Empat Tim Dinas Diturunkan Periksa Hewan Kurban di Pariaman

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF -- Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman mulai melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak yang diperjualbelikan untuk disemblih pada Hari Raya Idul Adha.

"Empat Tim kami bentuk untuk memastikan perihal hewan kurban tersebut. Hasilnya diketahui dari label yang terpasang pada hewan kurban . Ada label berarti sesuai syariat Islam, untuk disemblih dan dikonsumsi, " ungkap Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Kota Pariaman , Nofrizal Nur, Kamis 24 Juli 2019.

baca juga: Meriahkan HUT Pariaman, Pemko Gelar Lomba Foto

Nofrizal merinci, empat tim tersebut terdiri dari pencatat fisik hewan, tenaga medis, paramedis serta tenaga admistrasi. "Satu tim terdiri dari lima petugas. Mereka ditugaskan untuk mengawasi hewan kurban di Kota Pariaman ," sebut dia.

Dalam pemeriksaan itu, sebut Nofrizal lagi, kriteria Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH) bagi hewan kurban menjadi tolok ukur pemberian label. "Setiap hewan kurban harus punya kriteria tersebut, kurang satu saja kriteria, gagal untuk dikurbankan, " jelas dia.

baca juga: Tinggal Dua kelompok Pengrajin Batik Sampan yang Masih Bertahan di Pariaman

Dikatakannya, pemeriksaan hewan kurban oleh pihaknya sudah dimulai semenjak 22 Juli. "Dan ini kami lakukan hingga 8 Agustus mendatang," jelasnya.

Perihal pemeriksaan tersebut tentu untuk menjaga masyarakat dari penularan penyakit yang terjangkit melalui hewan ternak. "Setiap tahunnya kami lakukan pengawasan, " sebutnya.

baca juga: Pemko Pariaman Bangun 1.000 Septic Tank untuk Warga

Bahkan, katanya lagi, tidak hanya pada pedagang, tingkat pengepul pun dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan hewan tingkat pengepul tidak hanya dilakukan pada wilayah kota Pariaman saja.

"Pengepul hewan yang berada di Kabupaten Padang Pariaman juga kami periksa hewan ternaknnya. Perihal itu untuk antisipasi, sebab hewan yang ada di kota Pariaman juga bersumber dari Kabupaten tersebut, " jelas Nofrizal.

baca juga: Polres Pariaman Bekuk Seorang Pria Diduga Pengedar Narkoba

Dia berharap, dalam hal ini seluruh elemen masyarakat mendukung pengawasan hewan demi berjalannya ibadah kurban yang baik dan benar.

"Kami juga terus sosialisasikan kepada masyarakat agar memahami kriteria-kriteria hewan yang layak dan bisa di sembelih. Tidak semua sapi bisa disemblih, bahkan undang-undang melarang penyemblihan sapi betina produktif. (Rehasa)

Penulis: Eko Fajri