12 Titik di Payakumbuh Terdampak Bencana Angin Kencang, 4 Rumah Warga Tertimpa Pohon

Pembersihan puing-puing pohon tumbang di salah satu rumah warga.
Pembersihan puing-puing pohon tumbang di salah satu rumah warga. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -- Sebanyak 12 titik di Kota Payakumbuh terdampak akibat bencana angin kencang yang terjadi di daerah tersebut, Kamis (5/9). Secara keseluruhan ada empat rumah warga yang rusak karena tertimpa pohon akibat hujan deras yang diiringi angin kencang itu.

Kabid Kedaruratan Dan Logistik BPBD Kota Payakumbuh , Atrimon kepada KLIKPOSITIF merinci, 12 titik yang terdampak itu masing-masing terjadi di Kelurahan Tambago lima titik, Keluahan Payonibung tiga titik, Kelurahan Napar ada satu titik, di Kelurahan Tigo Koto di Baruah satu titik, Kelurahan Nan Kodok satu titik.

baca juga: Akibat Curah Hujan, Jalan Penghubung Salido Sari Bulan dan Koto Rawang Terkikis Aliran Sungai

"Kejadian di titik-titik tersebut diantaranya adalah pohon tumbang dan juga ada empat rumah warga yang tertimpa pohon," kata Atrimon, Kamis (5/9) malam.

Dikatakannya, untuk rumah yang tertimpa pohon tersebut terletak di Kelurahan Tigo Koto di Baruah dan di Kelurahan Taratak Padang Kampuang.

baca juga: 7 Nagari di Batangkapas Pessel Terdampak Banjir, Rumah dan Jembatan Rusak Parah

"Rumah-rumah tersebut ada yang ditimpa pohon manggis, pohon kelapa, dan juga pohon mahoni," lanjutnya.

Sampai saat ini pihak BPBD dibantu warga setempat dan kelompok lain terus melakukan pembersihan puing-puing pohon di titik-titik yang terdampak tersebut. Pihaknya juga belum bisa memastikan total kerugian yang diakibatkan oleh bencana itu.

baca juga: Angka Positif COVID-19 di Payakumbuh Terus Naik, Dalam Dua Hari Bertambah 10 Kasus

Seperti diberitakan KLIKPOSITIF sebelumnya, salah seorang warga yang rumah tertimpa pohon tumbang, Leni Marlina (36) di Koniang Bukik Kelurahan Tigo Koto di Baruah mengatakan, saat hujan deras disertai angin kencang ia bersama suami dan dua anaknya tengah duduk di ruang tamu.

"Saat hujan deras itu kami dikejutkan oleh pohon tumbang dan kami sekeluarga langsung lari keluar rumah dan minta pertolongan. Ayah kakinya luka karena seng," kata Leni.

baca juga: Ikut Panen Cabai, Wawako Payakumbuh Ajak Generasi Muda untuk Tidak Gengsi Jadi Petani

Rumah yang masih dalam tahap pengerjaan rehab rumah tak layak huni dipastikan tak bisa lagi ditempati Leni Marlina dan keluarga.

"Untuk sementara kami akan tinggal di rumah orangtua," jelasnya. (*)

Penulis: Taufik Hidayat