Ini Syarat Dukungan Calon Perseorangan Pilkada 50 Kota

Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota (tengah), Masnijon.
Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota (tengah), Masnijon. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Setiap calon bupati dan wakil bupati yang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Limapuluh Kota 2020 melalui jalur perseorangan harus mengumpulkan sebanyak 22.539 dukungan dari warga daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota , Masnijon pada saat melakukan audiensi terkait rumah pintar Pemilu yang mengambil tema sosialisasi PKPU Nomor 15 tahun 2019 dan dukungan minimal calon perseorangan beserta sebarannya pada pemilihan bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota 2020 di aula kantor KPU, Kamis (7/11).

baca juga: Booming Sepeda Sanki di Payakumbuh, Minions Rider Restorasi Sepeda Jadul Jadi Trendi

"Sesuai dengan keputusan KPU, dukungan untuk calon perseorangan di Kabupaten Limapuluh Kota adalah sebanyak 22.539 dukungan," kata Masnijon.

Jumlah tersebut, kata Masnijon sesuai dengan PKPU yang menetapkan bahwa untuk daerah dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 200.000 sampai 500.000 dukungan yang harus dikumpulkan oleh calon perseorangan adalah 8.5 persen.

baca juga: Alasan Keselamatan, Belajar Tatap Muka di Lima Puluh Kota Diundur

"Karena DPT kita di Limapuluh Kota pada Pemilu sebelumnya adalah 265.161 orang, maka calon perseorangan harus mengumpulkan dukungan sebanyak 8.5 persen atau 22.539," jelasnya.

Ia menerangkan, dalam mengumpulkan dukungan, calon perseorangan harus menyertakan formulir B.1-KWK yang di dalamnya tercantum nama calon bupati dan wakil bupati yang akan didukung.

baca juga: Kunjungi Rumah Warga Penderita Gangguan Jiwa, Pejabat Lima Puluh Kota Janjikan Hal Ini

"Kalau untuk sebaran dukungan masih sama seperti pemilihan 2015 lalu, yaitu melebih 50 persen dari total kecamatan yang ada di Limapuluh Kota ," lanjut Masnijon.

Untuk partisipasi pemilih, KPU Limapuluh Kota menargetkan 90 persen. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan partisipasi pemilih pada Pemilu, 17 April 2019 lalu.

baca juga: Tidak Terawat, UMSB Rencana Bangun Replika Markas Syafruddin Prawiranegara di Koto Tinggi Limapuluh Kota

"Untuk Pemilu 2019 lalu, partipasi pemilih kita sebesar 81.9 persen," pungkasnya. (*)

Penulis: Taufik Hidayat