Driver Ojol di Padang Bawa Jenazah Bayi Gunakan Motor, Begini Ceritanya

Jenazah Ramadhan Halif Putra saat berada di rumah sakit
Jenazah Ramadhan Halif Putra saat berada di rumah sakit (Facebook)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Driver ojek online (ojol) yang menjemput jenazah Ramadhan Halif Putra (6 bulan) membawa paksa jenazah setelah melihat informasi yang beredar di media sosial.

Seorang driver ojek online , Wardiansyah (28) mengatakan bahwa ia bersama teman-temannya melakukan penjemputan tersebut karena rasa kemanusiaan.

baca juga: Konsumsi Brokoli Berdampak Baik Pada Otak

"Kami dari awal Halif dirawat sudah melakukan penggalangan dana untuk bantuan biaya perawatannya," ujarnya kepada KLIKPOSITIF .com, Selasa 19 November 2019.

Baca juga :

baca juga: Dalam Masa Pandemi, 10 Ribu Orang Akan Berkumpul Saat HUT Kota Padang

Ini Hasil Penelusuran Sementara Ombudsman Terkait Jenazah yang Ditahan di M Djamil

Bantah Tahan Jenazah Bayi, Ini Penjelasan Pihak RSUP M Djamil

baca juga: WHO Anjurkan Ibu Positif Covid-19 Tetap Menyusui Anak, Ini Alasannya

Menurutnya, pada Selasa pagi ia mendapatkan kabar bahwa Halif telah meninggal dunia.

"Karena mendapatkan kabar itu, kami langsung menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang ," ujarnya.

baca juga: Bantu Atasi Krisis Darah, Dinas Perdagangan Adakan Kegiatan Donor Darah

Saat sampai di RSUP, ia mendapatkan kabar bahwa pihak Rumah Sakit tidak memperbolehkan jenazah pulang karena terbentur uang perawatan sebanyak Rp25 juta.

"Kami masih menunggu kabar dari keluarga Halif tentang kepulangan, tetapi ternyata pihak Rumah Sakit bertele-tele," lanjutnya.

Geram mendengar bahwa keluarga diopor-opor untuk pengurusan administrasi, ia bersama para driver Ojol lainnya langsung mengambil jenazah Halif ke ruang jenazah.

"Saat kami mengambil jenazah, kami mendapatkan beberapa halangan dari security," lanjutnya.

Usaha security gagal karena mendengar bahwa usaha mereka tersebut merupakan panggilan kemanusiaan.

"Setelah itu jenazah kami bawa menggunakan sepeda motor ke rumah duka untuk dimandikan dan disemayamkan," sambungnya.

Rumah duka yang berada di daerah Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang langsung menghijau karena kedatangan driver Ojol tersebut.

"Setelah itu, jenazah disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum Tunggul Hitam," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama RSUP M Djamil Padang , Dr Yusirwan Yusuf membantah pihaknya menahan jenazah yang tidak mampu membayar.

"Untuk hal ini sebenarnya kesalahan komunikasi antara pasien dan penjelasan dari kami," ujarnya saat diwawancarai, Selasa 19 November 2019.

[Halbert Caniago]

Penulis: Iwan R