Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah, Warga Koto Dalam Gotong Royong Perbaiki Jembatan Putus

Warga Nagari Koto Dalam Barat goro memperbaiki jembatan rusak
Warga Nagari Koto Dalam Barat goro memperbaiki jembatan rusak (Rehasa/KLIKPOSITIF)

PADANG PARIAMAN , KLIKPOSITIF -- Sudah satu tahun lebih, jembatan di Buluh Apo, Nagari Koto Dalam Barat, Kecamatan Padang Sago, Padang Pariaman , putus akibat banjir dan belum diperbaiki.

Namun, pada Minggu 1 Desember 2019 warga sekitar berinisiatif untuk memperbaiki jembatan tersebut tanpa harus menunggu aksi dari pihak pemerintah setempat.

baca juga: Ini Daerah-daerah di Padang Pariaman yang Miliki Potensi Bencana Alam

Warga merasa dirugikan karena akses di wilayah tersebut tersendat sehingga kesulitan untuk melewati jembatan yang panjangnya sekitar 12 meter itu.

"Jembatan ini sudah lama putusnya, kejadiannya pada tanggal 1 oktober 2018 lalu, hingga saat belum ada perbaikan dari pemerintah," kata Firman warga Koto Dalam Barat, Minggu 1 Desember 2019.

baca juga: Tragis, Sopir Angkot di Pasar Lubuak Aluang Jadi Korban Penusukan

Jembatan ini, kata Firman lagi, rusak akibat banjir yang melanda daerah itu, awal putusnya jembatan ini tidak bisa dilewati sedikitpun. Untuk antisipasi sementara masyarakat melakukan penimbunan jembatan tersebut agar bisa dilewati.

"Saat ini kondisinya bisa dilewati saja, tetapi sangat beresiko bahkan sudah banyak mobil yang jatuh karena melewati jembatan ini," jelas Firman.

baca juga: Polres Pariaman dan Padang Pariaman Tangkap Kelompok Pencuri Motor

Perihal tersebut, awalnya warga berharap ada upaya dari pemerintah daerah untuk memperbaiki jembatan itu. Karena jembatan tersebut merupakan jalan utama yang dilewati, bahkan untuk membawa hasil pertanian.

"Di sini selain banyak masyarakat yang melewati, jalan ini juga akses ke Kantor Wali Bagari Koto Dalam Barat dan sekolah," katanya.

baca juga: Pasien Positif COVID-19 Asal Payakumbuh Meninggal Dunia di RSUD Padang Pariaman

Anggota DPRD Padang Pariaman , Alpa Edison menilai, pemerintah setempat lebih mementingkan proyek skala besar ketimbang memperbaiki jembatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat ini.

"Menurut saya Oemerintah Padang Pariaman ini lebih fokus pada pembangunan Proyek Strategis Kawasan Terpadu Tarok City, ide itu memang bagus tetapi untuk saat ini masyarakat lebih membutuhkan pembangunan jembatan ketimbang itu," kata politisi Partai Nasdem itu.

Ia menyampaikan, untuk Padang Pariaman saat ini masih banyak jalan dan jembatan yang rusak, seharusnya itu yang lebih didahului oleh pemerintah daerah, agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Saya perhatikan, masih ada jalan dan jembatan yang rusak, bahkan sudah bertahun. Salah satu contoh Kecamatan Padang Sago ini, jalan bagus tampak di arah luar saja, masuk sedikit kedalam itu jalanya rusak," kata Putra Padang Sago itu.

(Rehasa)

Penulis: Rezka Delpiera