Dua Perpusna di Agam Terima Penghargaan dari Perpustakaan Nasional

Dua Perpustakaan Nagari di Agam terima penghargaan dari Perpustakaan Nasional
Dua Perpustakaan Nagari di Agam terima penghargaan dari Perpustakaan Nasional (Ist)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Kabupaten Agam kembali menorehkan prestasi di penghujung tahun 2019. Kali ini prestasi diraih dua perpustakaan nagari yang menjadi terbaik nasional, dalam implementasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Kedua perpustakaan nagari ini yaitu, Perpustakaan Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua dan Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung. Keduanya masuk 18 besar dari 300 perpustakaan desa di Indonesia penerima manfaat program itu.

baca juga: Agam Catat Rekor Pasien COVID-19 Sembuh Terbanyak

Dengan begitu, kedua perpustakaan nagari ini dianugerahi penghargaan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, yang diserahkan dalam kegiatan Peer Learning Meeting Nasional, di Hotel JW Marriot Surabaya, Rabu (4/12) malam.

Kepala Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Agam , M Arsyid mengaku bersyukur dari enam perpustakaan nagari di Agam yang menerima program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial ini, dua diantaranya berhasil menjadi terbaik dalam mengimplementasikan program tersebut.

baca juga: Ketua PN Lubuk Basung Meninggal di Kolam Renang Hotel

"Di Kabupaten Agam perpustakaan nagari yang mendapatkan program 2019 ini yaitu, Perpustakaan Nagari Manggopoh, Lubuk Basung, Sungai Pua, Ampang Gadang, Koto Tangah dan Padang Tarok," ujarnya.

Untuk mengimplementasikan program, masing-masing nagari dibantu Perpusnas 1.000 eksemplar buku dengan 500 judul beserta rak, tiga unit komputer, satu unit server dan satu unit printer.

baca juga: Agam Tambah 21 Pasien COVID Hari Ini

Berdasarkan bantuan itu, dikatakan M. Arsyid, diharapkan perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca saja, tetapi juga menjadi pusat segala transformasi kegiatan di nagari.

"Dalam program ini, apa saja kegiatan yang dilaksanakan perpustakaan nagari langsung dipantau Perpusnas. Setelah dievaluasi, dari 300 desa di Indonesia penerima program hanya ditetapkan 18 desa terbaik," jelasnya.

baca juga: Sampel Banyak Menumpuk, Hasil Swab Pasien di Agam Lama Menunggu

Sehingga dalam kegiatan Peer Learning Meeting Nasional, di Surabaya, dua perpustakaan nagari di Agam dinyatakan masuk 18 desa terbaik dalam implementasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial tahun 2019.

"Semoga 2020 kita kembali sebagai salah satu penerima program ini, supaya perpustakaan nagari di Agam semakin berkembang dan dapat meningkatkan minat baca masyarakat," ujarnya berharap. (rel)

Penulis: Rezka Delpiera