Kecamatan Harau dan Lareh Sago Halaban Daerah Paling Parah Dilanda Banjir

Banjir di Limapuluh Kota, Selasa (10/12/2019)
Banjir di Limapuluh Kota, Selasa (10/12/2019) (Istimewa)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Hujan deras yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota - Sumbar sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan beberapa kecamatan di Limapuluh Kota terendam banjir .

Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan saat meninjau lokasi banjir di Nagari Taram, Selasa 10 Desember 2019 mengatakan, awalnya ada 9 kecamatan terdampak banjir . Namun hingga sore tadi, ia menjelaskan bahwa hasil laporan BPBD terdapat 7 kecamatan seperti Kapur IX, Mungka, dan Payakumbuh.

baca juga: 7 Nagari di Batangkapas Pessel Terdampak Banjir, Rumah dan Jembatan Rusak Parah

"Namun yang terparah saat ini adalah Kecamatan Harau, tepatnya di Nagari Taram dan Kecamatan Lareh Sago Halaban," kata Wabup saat menyeberangi Jorong Koto Harau, Batu Balang atau perbatasan Koto Harau dengan Balai menuju Taram.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota Rahmadinol menambahkan rata-rata bencana banjir ini akibat luapan sungai seperti Batang Sinamar dan Batang Lampasi.

baca juga: Hujan Deras di Kota Padang, Jundul Rawang Banjir Lagi

Menurutnya, sebagian korban diminta juga mengungsi ke rumah famili masing-masing untuk sementara waktu.

"Saat ini BPBD telah membangun tempat pengungsian di dua titik terparah terdampak banjir , salah satunya adalah di Nagari Taram dan satu lagi di Nagari Balai Panjang," katanya.

baca juga: Korban Banjir di Muaro Painan dan Batangkapas Pessel Dievakuasi

Sebelumnya, selain banjir juga terjadi longsor di jalan penghubung Provinsi Sumbar dengan Provinsi Riau. Longsor ini terjadi di Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan mengakibatkan 3 unit kendaraan terseret material longsor.

"Kejadian tengah malam dan hingga pagi petugas berhasil melakukan evakuasi material longsor. Jalanan kembali bisa dilalui sekitar pukul 10.00 WIB pagi dengan memakai sistem buka tutup," ujarnya.

baca juga: Warga Batangkapas Pessel Nekat Terobos Banjir

[Ade Suhendra]

Penulis: Iwan R