Dituding Plagiat, Pemenang Sayembara Logo MTQ Nasional: Itu Alhambra Font

Pemenang sayembara logo MTQ Nasional berfoto bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Pemenang sayembara logo MTQ Nasional berfoto bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Hasil karya logo pemenang sayembara logo Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ ) Nasional ke XXVIII tahun 2020 Rayendra Kumar menjadi perbincangan publik. Banyak tudingan logo tersebut plagiat dari logo sebelumnya, terutama tulisan " MTQ " yang terletak dibagian bawah masjid di logo itu.

Rayendra Kumar menegaskan, logo tersebut murni karyanya dari hasil kreasi sendiri dan bukan plagiat seperti yang tudingan yang ditujukan kepada dirinya. Dia mengaku, keahlian dan pengetahuan otodidak mempelajari ilmu desain grafis.

baca juga: LPTQ Nasional Sebut Sejak 2019 Memang Ada Aturan Melarang Peserta MTQ Kenakan Cadar saat Tampil

Sementara terkait tulisan " MTQ " dia mengaku tidak mengetahui kesamaan dengan tulisan sebelumnya.

"Saya hanya menggunakan Alhambra Font, saya memakai yang tebal sehingga hasilnya seperti itu. Silakan dicek sendiri dalam font arabic," ujarnya kepada KLIKPOSITIF , Selasa, 31 Desember 2019.

baca juga: Peserta MTQ Tolak Lepas Cadar Hingga Mundur, Tengku Zulkarnain: Saya Akan Carikan Dana Untuk Umrah

Dijelaskannya lebih lanjut, semua keterangan tentang logo telah dijabarkan dan diuraikan dalam penjelasan pada masing-masing item dalam logo tersebut. Seperti bintang lima mengisyaratkan rukun Islam dan Masjid Raya sebagai ikon Sumatera Barat.

"Kalau kenapa menang, itu penilaian dewan juri. Ada sayembara saya ikut dan dinyatakan menang. Namun sekarang jadi ramai, kalau tahu begini dari awal saya tidak mau ikut," ujarnya.

baca juga: Disuruh Buka Cadar Saat akan Baca Alquran, Peserta MTQ Ini Pilih Mundur

Sementara itu sebelumnya, Pemeritah Provinsi Sumatera Barat melalui Biro Humas mengumumkan pemenang sayembara logo Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ ) Nasional ke XXVIII tahun 2020.

Penetapan pemenang tersebut berdasarkan pada Surat Keputuasan Gubernur Sumbar nomor 480-962-2019, tanggal 17 Desember 2019. Penyerahan tersebut dilaksanakan di Aula kantor Gubernur, Kamis (26/12/2019) malam, yang dihadiri oleh Gubernur, Kapolda, Sekda Sumbar, Ka. Kanwil Kemenag, BUMN dan BUMD, Bupati Walikota se Sumbar, Ormas Islam, Kepala OPD Prov Sumbar dan undangan lainnya.

baca juga: Sulsel Gelar MTQ secara Virtual, Kemenag: Bisa Jadi Rujukan

Kepala Biro Humas Jasman selaku ketua panitia pelaksana mengatakan, sayembara ini sudah dimulai sejak Agustus 2019 dan berakhir pada November 2019 silam, dengan peserta berasal dari umum dari seluruh Indonesia.

"Hingga batas waktu yang ditentukan, jumlah karya yang masuk ke kami sebanyak 355, dan itu bukan berasal dari Sumbar saja, namun ada dari Papua, Bali, Sulawesi, Pulau Jawa, NTB dan Kalimantan juga" jelasnya.

Namun dari keseluruhan karya yang masuk, hanya 5 karya yang dianggap memenuhi kriteria oleh para juri, yang terdiri dari unsur adat (Ketua LKAAM Sumbar Sayuti Datuak Rajo Paghulu), agama (Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar), akademisi/ praktisi (Emeraldy Chatra), budaya (Alwi Karmena) dan Jurnalis (Hasril Chaniago).

Kelima pemenang tersebut, nantinya akan diberikan hadiah berupa uang tunai, plakat dan sertifikat.

"Juara I akan diberikan uang tunai senilai Rp10, 5 juta rupiah dan kepada 4 finalis akan diberikan uang Rp3 juta rupiah" terangnya.

Berikut daftar nama-nama pemenang sayembara logo MTQ Nasional ke XXVIII tahun 2020 : Rayendra Kumar asal Kota Solok (juara I), Fitra Bayu asal Kota Padang (finalis), Muhammad Rizki asal Pasaman Barat (finalis), Ilham Susendra asal Pasaman Barat (finalis) dan Azwardi asal Kota Padang (finalis). (*) 

Penulis: Joni Abdul Kasir