Jelang Pilkada

Sejumlah Nama Mencuat Jelang Pilkada Pasbar, Siapa Saja?

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Jelang pilkada serentak 2020 di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, belum ada tanda-tanda dari partai politik didaerah itu yang mendeklarasikan diri menetapkan dan mengusung paslon kepala daerah untuk didaftarkan ke KPU setempat.

Namun nama petahana yakni Bupati Pasaman Barat Yulianto kabarnya digadang-gadangkan akan bersanding dengan Walinagari Kinali Syafrial, yang nantinya akan diusung oleh Partai Demokrat.

baca juga: Tambahan 11 Kasus Baru Covid-19 di Kota Solok, Tiga Diantaranya Pegawai Bank

Akan tetapi partai tersebut masih kekurangan 2 kursi untuk bisa mengusung paslon tersebut mendaftarkan diri ke KPU Pasbar . Sementara untuk berkoalisi dengan parpol lain, belum ada deklarasi resmi yang dilakukan.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Pasbar , Yulianto, Walinagari Kinali Syafrial merupakan sosok pejabat pemerintah yang sangat respon terhadap masyarakat kinali secara umum dan sentuhan-sentuhan nya sangat dirasakan dan sesuai keinginan masyarakat.

baca juga: Bupati Pessel Minta Seluruh OPD Segera Tuntaskan Proses Seluruh Pelaksanaan Kegiatan 2021

"Saya dengan beliau selalu sama-sama mendaftar diri dibeberapa partai, jika dikatakan kebetulan mungkin waktu yang menentukan. Kita mohon doa restu, bagaimana kedepan bisa sebagai paslon yang ditetapkan pada tanggal 8 Juli 2020 mendatang," katanya.

Disamping kedua nama tersebut ada sejumlah nama lainnya yang saat ini sedang mencuat ke publik diantaranya, Purn TNI Kolonel Rusdan Nasution (kader Partai Gerindra), Hamsuardi (kader PKS), Alamsyah (Ketua Partai Hanura), Edri Syahrinal (mantan wakil ketua DPRD Pasbar ), Marta Gunawan (Eksportir Muda), Hermanto (mantan Sekda Pasbar ), dan Syahnan (Kadis Penanaman Modal, Pelayan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Pasbar )

baca juga: Tahun Ajaran Baru Siswa Di Solsel Dapat Seragam Gratis

Sedangkan yang menempuh jalur perseorangan atau independen, ada dari paslon Agus Susanto dan Rommy Candra yang sudah mengutus Liaison Officer (LO) nya, untuk mendaftarkan user name atau sistem pencalonan (silon) ke KPU setempat pada Senin (6/1/2019) lalu.

Menurut balon bupati pasbar Agus Susanto, mereka fokus mengikuti proses sesuai dengan aturan perundangan-undangan yang berlaku untuk menempuh jalur independen.

baca juga: Anggota DPR RI Hermanto Salurkan Bantuan Pemerintah Bagi 58 Kelompok Tani Dan 200 KK Di Solsel

"Sesuai PKPU dan petunjuk teknis, saya dan adinda Rommy Candra (mantan ajudan almarhum Bupati Syahiran) ikuti proses dan aturan yang ada," kata mantan Anggota DPR RI itu kepada wartawan.

"Intinya kita akan mengikuti aturan perundang-undangan Pilkada yang telah ditetapkan sesuai tahapan KPU, sehingga nantinya kita benar-benar bisa menjadi paslon yang bukan hanya cerita dan gurauan diwarung saja," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, dirinya tidak main-main dalam pencalonan untuk menjadi pemimpin di bumi Tuah Basamo ini. "Kita tidak main-main, tentu hal ini kita dasari untuk bagaimana pasbar kedepannya, agar bisa lebih sukses dan bermartabat serta untuk kesejahteraan masyarakat disegala lini kehidupan yang ada.

"Mencari pasangan itu tidak mudah dalam pilkada mendatang, karena pasangan ini yang akan mendampingi dalam pemerintahan nanti jika terpilih, sehingga harus ada kesesuaian pemikiran, bukan asal jadi," ungkap Bang Agus, akrab dipanggil.

Sementara itu Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis membenarkan bahwa LO dari paslon melalui jalur independen telah mendaftarkan user name atau sistem pencalonan (silon) beberapa hari yang lalu.

Bahkan kata dia, sepuluh orang tim operator paslon Agus Susanto - Rommy Candra, telah mengikuti bimtek Sistim Informasi Pencalonan (Silon) pada Selasa (7/1/2019) kemaren.

"Kita latih mereka dengan baik, yang nantinya bertujuan, agar sistem penginputan data dukungan calon perseorangan yang tersebar minimal di enam kecamatan, bisa berjalan dengan lancar, sedangkan dari parpol belum ada yang mendaftar," ungkapnya. [Irfan Pasaribu]

Penulis: Eko Fajri | Editor: Rezka Delpiera