Pengamat Lingkungan: Insentif Sampah Jangan Hanya untuk Perekam Video, Pengelola Sampah Juga Penting

Pengamat Lingkungan dari Universitas Negeri Padang Indang Dewata
Pengamat Lingkungan dari Universitas Negeri Padang Indang Dewata (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pengamat Lingkungan dari Universitas Negeri Padang Indang Dewata mendukung langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang yang memberikan insentif kepada siapa saja yang merekam aktivitas pembuang sampah sembarangan di kota itu.

"Saya mendukung pemberian insentif kepada oknum yang membuang sampah sembarangan ini. Apalagi pemberian insentif dilengkapi dengan payung hukum berupa peraturan walikota," ujarnya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Jumat, 24 Januari 2020.

baca juga: Khawatir Zat Berbahaya Kantong Plastik, Masjid di Padang Gunakan Besek Bambu untuk Bungkus Daging Kurban

Menurutnya, langkah itu sudah tepat. Namun pemberian insentif merupakan hilir dari persoalan. Hulunya, dengan memberikan insentif juga kepada mereka atau kelompok yang mengelola sampah .

"Memberi Rp100 ribu kepada pelapor hilir dari persoalan sebagai upaya efek jera. Sementara hulunya dengan memberikan insentif juga kepada pengelola sampah . Seperti bank sampah , wajar diberikan insentif karena mereka berperan dalam mengurangi sampah di Kota Padang," jelas Indang.

baca juga: DLH Padang Akui TPA Air Dingin Belum Bisa Lakukan Sanitary Renville, Ini Penyebabnya

Dia menilai, pemberian insentif kepada pengelola sampah merupakan langkah preventif. Sedangkan melaporkan dengan cara merekam lalu mengirimkan video setelah itu diproses hukum adalah langkah terakhir.

"Insentif kepada pengelola sampah perlu dilakukan agar kesadaran dan semangat masyarakat mengelola sampah meningkat," katanya.

baca juga: Kota Padang Kekurangan Bank Sampah, Ini Kata DLH

Sebelumnya diberitakan KLIKPOSITIF , Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat akan memberikan insentif sebesar Rp100 ribu kepada siapa saja memvideokan oknum yang membuang sampah sembarangan di daerah itu.

Perekam video bisa langsung mengirim aktivitas buang sampah sembarangan ke http://bit.ly/insentifsampah dengan mengisi formulir di https://forms.gle/XLrJqGjkJcAKCTyKA atau dengan scan code QR khusus yang telah disediakan DLH.

baca juga: Kubus Apung di Padang Akan Berfungsi Pekan Ini

Video yang dikirim bisa memperlihatkan aktivitas pelanggaran yang dilakukan pelaku. Sebagai contoh ada oknum yang membuang sampah ke sungai atau ke jalan. Kemudian pelapor bisa memberikan informasi ringkas dimana kejadian itu terjadi, dan alamat pelaku agar bisa telusuri penyidik DLH setempat. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir