Kabur Saat Dicegat Polisi, Mobil Komplotan Curnak Pecah Ban dan Masuk Selokan di Pessel

Pelaku Curnak saat diamankan di Pessel
Pelaku Curnak saat diamankan di Pessel (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Tiga orang yang diduga sebagai komplotan pencuri ternak (Curnak) di Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat ditangkap polisi setempat, Kamis 24 Januari 2020 lalu.

Pengakapan ini dilakukan Polsek Pancungsoal dibantu Polsek Linggosari Baganti. Ketiga pelaku tersebut diketahui, berinisial M (53) asal Linggo Sari Baganti, N (45) dan (20) asal Pancungsoal.

baca juga: Dua Kasus Positif di Pessel Hari Ini, Anak dan Sopir dari Perantau Asal Kambang

Kapolres Pesisir Selatan , AKBP. Cepi Noval melalui Kapolsek Pancungsoal, AKP. Supardi mengatakan, penangkapan tersebut untuk menjawab keresahan masyarakat. Sebab, belakangan ini marak adanya laporan terkait hal tersebut.

"Dan pelaku berhasil kita amankan di Kampung Sikabu, Kecamatan Linggosari Baganti," ungkapnya pada wartawan, Jumat 24 Januari 2020.

baca juga: Hari ini Dua Warga Pessel Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ia menjelaskan, penangkapan pada Kamis itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, saat anggota melakukan patroli di Kampung Lalang Panjang, Kecamatan Air Pura.

Ketika melakukan patroli, terpantau satu unit Avanza warna hitam tanpa nomor polisi mencurigakan. Saat melintas, dicegat petugas namun pengemudi mobil menghindar dan lari ke arah Kecamatan Linggo Sari Baganti.

baca juga: Seorang Guru Kontak Erat dengan Pasien Positif COVID-19, Aktivitas di SMKN 1 Sutera Ditutup

Saat menghindar tersebut, petugas-pun melakukan pengejaran serta menghubungi jajaran Polsek Linggo Sari Baganti. Dan pengejaran sampai ke arah Sungai Sirah Air Haji-Linggo Sari Baganti.

"Saat pengejaran, tiba-tiba mobil Avanza hitam itu mengalami pecah ban dan akhirnya mobil masuk ke dalam selokan. ketika itu langsung diamankan," terangnya.

baca juga: 24 Orang di Pessel Kontak dengan Pasien Kluster Bank Nagari Padang, Salah Satunya Guru

Ia mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan pihaknya menemukan tahi sapi dalam mobil. Ketika dilakukan interogasi, mereka mengakui perbuatannya.

"Saat melakukan pengembangan ditemukan barang bukti (BB) satu ekor sapi yang sudah di bawa ke Kampung Padang Kayu Dadih Punggasan," ujarnya.

Lanjutnya, dari hasil penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) satu unit mobil Avanza warna hitam tanpa plat nomor, beserta satu ekor sapi betina guna penyidikan lebih lanjut.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Rezka Delpiera