Melebihi Target, Realisasi Investasi Sumbar 2019 Mencapai Rp 5,3 triliun

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi menyampaikan, realisasi investasi Sumbar 2019 mencapai Rp 5,3 triliun. Melebihi dari target 4,3 triliun yang ditetapkan.

"Alhamdulillah, lebihnya mencapai 1 triliun," katanya saat ditemui KLIKPOSITIF di ruang kerjanya, Rabu, 5 Februari 2020.

baca juga: Harga Emas Masih Kokoh di Atas Rp1 Juta Per Gram

Dijelaskan Dedi, angka itu berdasarkan relis dari Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ) pusat hingga Januari 2020 ini.

"Kalau kita persentasekan, naik lebih dari 100 persen dari target," ujarnya.

baca juga: Meski Harga Turun Lagi, Emas Tetap Kokoh di Atas Rp1 Juta Per Gram

Dirincinya, untuk Penanaman Modal Dalam Negeri ( PMDN) dari Rp2,7 triliun targetkan terealisasi sebesar Rp3,02 triliun. Sedangkan dari Penanaman Modal Asing (PMA) dari US$ 120 juta terealisasi sebesar US$ 157 juta atau sebesar 130, 93 persen.

"Alhamdulillah kita telah melebihi target. Untuk sektor belum bisa kami sampaikan, sebab relis dari BKPM Pusat baru bentuk angka," ulasnya.

baca juga: Awal Pekan Ini Harga Emas Batangan Tak Alami Perubahan

Dilanjutkannya, realisasi investasi terbesar di sektor energi baru terbarukan seperti panas bumi, pembangkit listrik tenaga hidro, industri makanan dan pariwisata.

"Negara asal investasi paling banyak dari Singapura, kemudian China, Jepang, Belanda dan Perancis khusus PMA," katanya.

baca juga: Jakarta Akan PSBB Total, Harga Emas Naik Tipis

Sementara itu 2020 Sumbar ditargetkan Rp4,5 triliun. Dia meyakini target tersebut tercapai bahkan bisa melebihi target, sebab sudah ada beberapa investor yang mulai investasi diawal tahun.

"Sudah ada beberapa investor mulai berinvestasi, dalam waktu dekat juga ada yang akan bertemu gubernur untuk berinvestasi," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir