KLHK: Ekosistem Bilih Terancam, Danau Singkarak Masuk Prioritas Nasional

Rombongan KLHK saat mengunjungi nagari Muaro Pingai, Kabupaten Solok
Rombongan KLHK saat mengunjungi nagari Muaro Pingai, Kabupaten Solok (Ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Upaya penyelamatan ekosistem danau Singkarak, di wilayah kabupaten Solok dan Tanah Datar Sumatra Barat menjadi prioritas dari pemerintah pusat.

Hal tersebut diungkapkan Kasubdit Pengendalian Kerusakan Danau, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Inge Retnowati saat kunjungan kerja lima kementrian ke Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjuang Sirieh, Kabupaten Solok pada Rabu kemarin.

baca juga: Bappeda: Pembangunan Gedung Baru DPRD Padang Direncanakan Tahun Depan

Menurutnya, berdasarkan RPJM Nasional tahun 2020-2024 , salah satu prioritasnya adalah penyelamatan 15 danau nasional , Salah satunya danau Singkarak.

Salah satu isu yang menjadi perhatian serius adalah soal praktek penangkapan ikan yang dinilai belum ramah lingkungan. Hal itu mengancam ekosistem dan kelestarian ikan Bilih sebagai ikan endemik danau Singkarak.

baca juga: Karena Hal Ini, UAS Kisahkan Pernah Diusir dari Pesawat yang Dinaiki Presiden

Menurutnya, pihak kementrian PU akan memastikan Tata Ruang kawasan danau Singkarak, Apalagi, batas sempadan masih menjadi "Pekerjaan Rumah" yang harus diselesaikan.

Usaha perikana yang selama ini dinilai tidak ramah terhadap ekosistem danau Singkarak akan dialihkan ke kawasan daratan dengan teknologi yang lebih maju yang dikenal dengan teknologi Bioflok.

baca juga: Tol Pekanbaru -- Dumai Segera Beroperasi, Tingkatkan Konektivitas Kawasan Industri di Provinsi Riau

"Ini bagian dari ikhtiar kita untuk melestarikan ekosistem danau Singkarak, masyarakat tetap bisa berusaha tanpa merusak danau," sebutnya.

Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Solok , Bakhrizal Bakti berharap kementrian terkait untuk memperjuangkan program kolam terpal atau Bioflok. Kelompok budidaya ikan sangat berharap bisa segera terwujud.

baca juga: Ini Daftar 50 Negara Kasus Infeksi Tertinggi Corona, Indonesia Posisi 26

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Solok telah berupaya melakukan penyelamatan dan pengelolaan serta penyusunan rencana pengelolaan danau 2019- 2023, penataan rest area serta penerbitan regulasi tentang bagan dan alat penangkap ikan di perairan Danau Singkarak .

Wali Nagari Muaro Pingai, Dodi Hermen menyebutkan, Nagari Muaro Pingai yang berada di pinggiran danau singkarak mempunyai banyak potensi, mulai dari perikanan dan pertanian.

"kita berharap potensi nagari yang kita miliki bisa dikembangkan melalui binaan dan bantuan dari program yang ada di pusat atau di Kemetrian demi kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Eko Fajri