Turnamen Futsal DLH Payakumbuh, Untuk Mendaftar Harus Setor 5 Kg Sampah

Turnamen futsal antar SMA/SMK di Payakumbuh bertajuk Wali Kota Cup Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020.
Turnamen futsal antar SMA/SMK di Payakumbuh bertajuk Wali Kota Cup Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Sejumlah upaya untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap kebersihan terus digalakkan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh .

Baru-baru ini, Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kota Payakumbuh menggelar turnamen futsal Wali Kota Cup Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020. Untuk mendaftar sebagai peserta pada turnamen antar SMA/SMK itu, setiap tim harus menyerahkan sampah bernilai, seperti karton, botol minuman sebanyak lima kilogram.

baca juga: Pelanggan PDAM Payakumbuh yang Bayar Tagihan Tepat Waktu Berpeluang Dapat Honda Beat

"Banyak tim yang menyerahkan lebih dari yang ditetapkan (5 kg), bahkan ada yang sampai 10 kg," sebutnya.

Selain itu, dalam turnamen futsal tersebut, setiap pelanggaran yang dihasilkan oleh peserta didenda dengan menyerahkan sampah .

baca juga: Kepala Dinas DPMPTSP Kota Padang Puji MPP Payakumbuh

"Kartu kuning dendanya satu kilogram sampah dan kartu merah dua kilogram sampah ," ujarnya.

Total, ada 15 sekolah dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota yang ikut dalam turnamen futsal ini. DLH sebenarnya telah mengirimkan surat kepada 22 sekolah.

baca juga: Target PAD Payakumbuh di KUPA PPAS 2020 Diturunkan 23,7 M

"Juara satu nya SMA 3 Payakumbuh , juara dua SMA 1 Guguak dan juara ketiga itu SMA 2 Payakumbuh . Alhamdulillah kita sukses dalam pelaksanaan dan sukses prestasi," sebutnya.

Tujuan kegiatan ini, agar dapat memberikan edukasi dan dapat menumbuhkan kesadaran dari siswa terkait pengelolaan sampah . Sehingga, siswa nantinya sadar bahwa sampah juga bernilai dan menghasilkan.

baca juga: Halaman Balai Kota Payakumbuh Gunakan Paving Block Olahan Sampah Plastik

"Kita tumbuhkan kesadarannya, mereka juga nantinya bisa menjadi agen untuk mengajak siswa lainnya. Karena akan lebih mudah menumbuhkan kesadaran siswa apabila itu berasal dari masyarakatnya," ujarnya.

Selain itu, dalam rangkaian HPSN sebelumnya pihaknya bersama dengan mahasiswa STKIP melakukan penyisiran sampah di sepanjang Batang Agam.

"Puncaknya itu pada 6 Maret, akan ada beberapa kegiatan yang kita laksanakan dan terpusat di Batang Agam," kata dia. (*)

Editor: Taufik Hidayat