Setelah PDIP dan Gerindra, Yusril Minta Dukungan Demokrat

Yusril, Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 sedang merapat ke partai-partai besar untuk bersiap hadapi Pilkada DKI 2017
Yusril, Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 sedang merapat ke partai-partai besar untuk bersiap hadapi Pilkada DKI 2017 ()

KLIKPOSITIF - Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra mengatakan juga akan meminta dukungan pada Partai Demokrat. Dia menjelaskan langkah ini diambil setelah bicara dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Staf saya yang akan ke kantor DPD Partai Demokrat untuk ambil formulir," katanya di Jakarta, Senin 11 April 2016.

baca juga: Kalah di Pilkada DKI, Demokrat Bali Dukung AHY Jadi Capres 2019

Dia menjelaskan dukungan ke partai tersebut dilakukan setelah ia menyampaikan niatnya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 kepada Ketum Demokrst SBY.

"Saya sudah ketemu pak SBY lebih dari sebulan yang lalu. Beliau mengatakan silakan saja Pak Yusril maju," katanya.

baca juga: Presiden Yakin Pilkada DKI Hasilkan Pemimpin Terbaik

Yusril sebelumnya mendaftarkan diri ke PDIP dan Partai Gerindra. dia mengaku langkahnya meminta dukungan kepada beberapa partai politik termasuk Partai Demokrat, merupakan hal yang lumrah dilakukan untuk mengikuti dan menghormati mekanisme internal setiap partai.

"Siapapun akan melakukan hal yang sama kecuali mungkin dia incumbent. Kalau mempertahanakan saja setelah ada jabatan itu jadi lebih mudah dapat dukungan dibandingkan para penantang," ujarnya.

baca juga: KPU Laksanakan EVP Pilkada DKI Cermin Demokrasi di Indonesia

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu berjanji tidak akan meninggalkan partai politik yang memutuskan akan mendukung tekadnya sebagai Gubernur DKI.

Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang memutuskan maju secara independen dalam Pilkada 2017 sempat menyindir Yusril yang merupakan ketua umum sebuah partai justru gencar mencari dukungan kepada partai lain. PBB diketahui tidak memiliki satu pun kursi di DPRD DKI sedangkan syarat untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI dibutuhkan sedikitnya 21 kursi.

baca juga: Ini Pesan Mendagri Bagi Gubernur DKI Terpilih

Penulis: Fitria Marlina