14 Kabupaten dan Kota di Sumbar Rumahkan Siswa Hingga 31 Maret

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno tidak mau disebut meliburkan terkait keputusan 14 kabupaten/kota yang menghentikan proses belajar mengajar di sekolah dalam rangka penanganan dampak Coronavirus Covid-19.

"Jadi mohon diluruskan, kita tidak ingin menggunakan kata meliburkan, tetapi menyebutnya memindahkan belajar dari sekolah ke rumah. Karena mereka dirumah itu tetap belajar, bahkan sesuai dengan jam belajar di sekolah," katanya di Auditorium Gubernur Sumbar, Kamis (19/3/2020).

baca juga: Studi Baru Sebut Tak Ada Hubungan Antara Golongan Darah dan Risiko Covid-19

Irwan menambahkan, murid tersebut mengerjakan tugas juga di rumah. Guru-guru menyiapkan semua tugas-tugas termasuk bahan bacaan, tugas itu harus dilaporkan, jika anak-anak tidak punya alat dikirim oleh orang tuanya, jika punya langsung di kirim ke gurunya.

"Keputusan kabupaten/kota ini beragam keluarnya, ada yang kemarin, hari ini dan besok hingga tanggal 31 Maret 2020. Ini sudah disepakati saat rapat bersama hari Senin yang lalu, ketika kabupaten/kota memandang perlu maka dibuatlah kebijakan merumahkan. Provinsi yang membawahi SMA/SMK serta Kemenag yang membawahi madrasah-madrasah juga ikut," ujarnya.

baca juga: Dokter Spesialis Paru: Pasien Covid-19 Jangan Puasa, Ini Alasannya

"Kemudian, supaya tidak merugikan siswa, jadwal Ujian Nasional (UN) tetap dilakukan, baik untuk SMA/SMK, SMP/MTs dan SD/MI," sambungnya.

Diketahui, kabupaten/kota yang punya kebijakan pindah belajar ke rumah sampai hari Kamis (19/3/2020), yakni Kota Bukittinggi, Kota Padang, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pasaman.

baca juga: Diduga Sebabkan Stroke, Uji Coba Vaksin AstraZeneca Pada Anak Dihentikan

Sementara itu, kabupaten/kota yang belum mengambil keputusan tersebut yakni Kota Sawahlunto, Kabupaten Mentawai, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Solok Selatan.(*)

[Hms-Sumbar]

baca juga: Azis Syamsuddin Ingatkan Hal Ini Terkait Pelaksanaan Salat Tarawih dan Idulfitri Berjamaah

Editor: Muhammad Haikal