Belasan Warga Pariaman ODP dan Satu Dalam Pengawasan Petugas Kesehatan

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Menyoal COVID-19 di Pariaman , belasan orang dinyatakan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan satu orang masuk pada Pasien Dalam Pantauan (PDP), Senin (23/03/2020).

Perihal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman , Syahrul di kantornya. Dikatakannya hingga hari ini sudah ada 17 ODP dan 1 orang PDP.

baca juga: Lagi, Agam Tambah 26 Pasien Total 465 Warga Terjangkit

"Ya, ada 17 ODP dan 1 orang PDP. Mereka orang Pariaman yang sepulang dari luar kota mengalami demam tinggi dan beberapa gejala lainnya," ungkap Syahrul di kantornya, Senin 23 Maret 2020.

Dikatakannya juga, berawal dari temuan pihaknya bahwa ada warga yang mengalami demam, batuk, sesak nafas dan flu.

baca juga: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ajak Karang Taruna Luki Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

"Jadi sebagai langkah antisipasi kami masukan ke dalam ODP dan ada satu PDP. Mereka harus menjalani isolasi mandiri demi kebaikan dirinya dan orang sekitar," sebut Syahrul.

Lebih lanjut Syahrul katakan, isolasi mandiri merupakan langkah yang tepat dalam situasi wabah Corona. Dengan begitu, menurut Syahrul dapat menepis jika seandainya mereka terindikasi COVID-19.

baca juga: Gubernur Sumbar: UMKM dan Pariwisata Harus Bergerak Walaupun Pandemi COVID-19

"Sedangkan satu orang pasien yang masuk dalam PDP, saat kami periksa dia mengalami sakit Radang Paru dan hari ini diperiksa lebih lanjut," ungkap Syahrul.

Mengenai itu semua, Kadis Kesehatan tersebut mengimbau kepada warga Pariaman , agar senantiasa menjaga kebersihan, baik dari maupun lingkungan.

baca juga: Anggota Terpapar COVID-19, KPU Sumbar: Itu Tak Hambat Tahapan Pilkada

"Selain menjaga kebersihan alangkah baiknya juga melakukan isolasi mandiri, kalau tidak ada hal penting jangan keluar, tetap di rumah saja," sebut Syahrul.

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi