Kemenag Upayakan Penambahan Kuota Haji

-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ()

KLIKPOSITIF -Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan pihaknya masih mengupayakan penambahan kuota haji untuk jamaah Indonesia. Dia menjelaskan saat ini seluruh negara masih memiliki kuota yang sama tahun sebelumnya.

"Khusus untuk Indonesia kita tetap memperjuangan penambahan kuota 10 ribu jamaah haji ," ujarnya.

baca juga: Bagaimana Panduan Masail Haji, Arbain, hingga Tarwiyah Saat Pandemi? Ini Kata Kemenag

Menteri Lukman menuturkan saat ini Arab Saudi masih memberlakukan pemotongan kuota haji 20 persen dari kondisi normal untuk setiap negara karena Masjidil Haram masih dalam renovasi, hal inilah yang mempengaruhi jumlah kuota haji Indonesia.

Data Kementerian Agama Sulsel menunjukkan bahwa jumlah calon haji yang masuk daftar tunggu mencapai lebih dari 168 ribu orang. Dengan jumlah kuota haji yang diberikan untuk Sulsel sekitar 5.777 orang, ini berarti dibutuhkan waktu 29 hingga 30 tahun sebelum jamaah yang sudah mendaftar dapat diberangkatkan.

baca juga: Bagaimana Biaya Haji Tahun 2021? Ini Penjelasan Kemenag

Dia mengakui Sulsel merupakan salah satu wilayah dengan daftar tunggu haji yang paling panjang. "Kami mengimbau agar yang belum pernah berhaji saja yang menggunakan kuota yang terbatas ini," ujarnya.

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Numang yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) sangat berharap Pemerintah Arab Saudi betul-betul mempertimbangkan penambahan kuota haji bagi Indonesia.Kebijakan itu, kata dia, akan memberi dampak positif bagi penambahan kuota haji Sulsel.

baca juga: Kemenag Dorong Diterbitkannya Perpres Zakat bagi ASN

"Jika kuota haji Indonesia bertambah, akan berpengaruh pada kuota haji Sulsel. Sekarang ini, daftar tunggu haji di Sulsel telah mencapai 30 tahun," katanya.

Penulis: Fitria Marlina