Kabar Baik, 10 Hari Terakhir Tidak Ada Penambahan Kasus COVID-19 di Bukittinggi

ilustrasi
ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF --Provinsi Sumatera Barat mencatat sebanyak 71 kasus COVID-19. Terjadi penambahan 9 kasus sejak kemarin, semuanya berasal dari Padang.

Dari 71 kasus tersebut, 5 diantaranya menetap di Bukittinggi. Namun, penambahan kasus dari Bukittinggi, terakhir kali terjadi pada Rabu 8 April 2020.

baca juga: Ada Sanksi Kurungan, Ini Pesan Kapolres Pessel Soal Penerapan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru

Dengan demikian, per-hari ini, Sabtu 18 April 2020, sudah 10 hari tak ada kasus positif COVID-19 di Bukittinggi.

Dua kasus pertama diumumkan pada Kamis 26 Maret 2020. Selanjutnya kasus ke tiga dilaporkan pada Kamis 2 April 2020. Yang ke 4 terjadi pada Selasa 7 April. Ke 4 kasus ini berkait dengan kunjungan ke Malaysia, dimana kasus tersebut menimpa 2 pasang suami istri.

baca juga: MAKI Serahkan Bukti 'Bapakku, Bapakmu' dan 'King Maker' Kasus Pinangki

Kasus ke 5, dinyatakan pada Rabu 8 April, kasus ini menimpa wanita hamil 8 bulan, sayangnya ia meninggal di M.Jamil Padang. Sampai sekarang, tak diketahui dari mana ia terjangkit.

Dari 4 kasus tersisa, 3 orang dinyatakan sembuh dan 1 lagi menjalani isolasi rumah karena kondisinya stabil.

baca juga: Pencurian Kain Kafan, Kuburan Diduga Digali dengan Piring

"Kasus kita tetap 5 belum ada penambahan,"ucap Ibentaro Samudra, Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Bukittinggi.

Sebenarnya, ada kasus ke 6 yang menjangkiti warga Bukittinggi, hanya saja kasus ini terjadi di Pulau Jawa yang menimpa salah seorang siswa pendidikan. Sepulang ke Sumbar, Ia langsung dirawat di Padang, dan tak kembali atau belum ke Bukittinggi.

baca juga: Bupati Solok Minta Pemuda Muhammadiyah Dorong Pembangunan Daerah

Dalam update COVID-19 Bukittinggi per- Sabtu 18 April 2020 pukul 15.00 WIB, terpantau ODP sebanyak 174, PDP 1 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 206. OTG ini sudah dirapid test sebanyak 201 dan 5 di swab, hasilnya semua negatif.

Sejauh ini, Pemko Bukittinggi cukup aktif mengantisipasi penyebaran COVID-19 dengan menutup objek wisata, merumahkan 35 ribu siswa dan melakukan penyemprotan disinfektan.

Begitupun dengan warga, tampak cukup disiplin dengan tak banyaknya aktivitas berkumpul, sementara pemakaian masker pun mulai digunakan secara merata di luar rumah.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri