Begini Kronologi Runtuhnya Tambang Emas Ilegal di Solsel

ilustrasi
ilustrasi (net)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan membenarkan ada sembilan orang warga yang menjadi korban akibat tertimbun di lokasi tambang emas ilegal di daerah itu.

"Berdasarkan informasi dari Bapak Plt. Bupati Bupati, benar adanya 9 orang meninggal di Talakiak, Ranah Pantai Cermin, Kecamatan. Sangir Batang Hari (SBH) akibat tertimbun material, Sabtu sore 18 April 2020," kata Kabag Humas Pemkab Solsel Firdaus Firman.

baca juga: Anggota Koperasi Air Bangis Semesta Minta Polisi Usut Hingga Tuntas Pelaku Penganiayaan Rekannya

Firdaus menjelaskan semua korban sudah dievakuasi Minggu dinihari dan saat ini sudah berada di rumah duka "Yang meninggal dunia sembilan orang, delapan laki- laki dan satu perempuan, mereka menambang secara tradisional di bekas tambang Belanda," kata Firdaus.

Menurut camat SBH Gurhanadi, mayoritas penambang kesehariannya adalah petani, yang kemudian saat ini beralih menambang emas secara tradisional ke penambangan bekas Belanda tersebut. "Sebelumnya warga ini adalah petani kemudian beralih menjadi penambang," katanya

baca juga: AKBP Tedy Purnanto, Kapolres Solok Selatan yang Mengidolakan Jendral Hoegeng

Salah seorang warga, Wilson mengungkapkan Sabtu sekira pukul 17.00 WIB sebanyak 12 orang warga berebut masuk ke dalam lubang dompeng sedalam lebih kurang 15 meter mengambil material pasir untuk didulang.

"Saat sedang asyik mengambil pasir itu tiba-tiba lubang tersebut longsor dan menimbun sembilan orang sedangkan tiga orang lagi berhasil selamat," katanya

baca juga: Video Dugaan Penganiayaan Remaja Putri di Padang Viral di Medsos, Ini Kata Polisi

Kejadin itu membuat gempar warga Ranah Pantai Cermin (RPC) dan langsung mendatangi lokasi utk memberikan bantuan. "Karena dalamnya lubang dan terbatasnya alat, evakuasi korban berjalan lambat, karena untuk menyedot material longsor mempergunakan satu unit mesin dompeng," katanya.

Korban yang berhasil ditemukan pertama sekitar pukul 22.00 Wib atas nama Minan (61) kemudian Iril (40). Selang beberapa jam kemudian ditemukan Husin (50), Jaja (26), Abu (45), Andi Abak (43), Dedi (32). Sekitar pukul 02.00 dini hari ditemukan Ipit (38) dan adiknya Buyung (36).

baca juga: Tidak ada Warga Solsel Membuat SIM Gratis saat HUT Bhayangkara ke 74

"Korban selamat dari peristiwa nahas itu adalah Gusman (25), Karnadi (44), Isal (35)," kata Wilson.

Penulis: Kamisrial | Editor: Ramadhani