Ingin Bantu Swab Lima Puluh Kota, Petugas Kesehatan Payakumbuh Balik Kanan

Kadiskes Bakhrizal bersama Asisten III H. Amriul, memberikan keterangan pers, terkait gagalnya misi kemanusiaan stafnya ke Pangkalan
Kadiskes Bakhrizal bersama Asisten III H. Amriul, memberikan keterangan pers, terkait gagalnya misi kemanusiaan stafnya ke Pangkalan (Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh , terpaksa balik kanan setelah sampai di Kecamatan Pangkalan, Lima Puluh Kota kemarin, Selasa 12 Mei 2020.

Pasalnya, keinginan membantu melakukan SWAB kepada OTG (orang tanpa gejala), warga Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota , tidak dapat terlaksana.

baca juga: Awas, Banyak Tes Antibodi Virus Corona Palsu Dijual Onilne

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh , dr. Bakhrizal, Rabu 13 Mei 2020. Sebanyak enam petugas yang sampai di Puskesmas Pangkalan, tidak bisa bekerja karena peralatan SWAB tak ada di puskesmas.

"Keenam petugas Dinkes Payakumbuh yang tiba di puskesnas datang bersama Wakil Bupati Ferizal Ridwan. Wabup Ferizal juga tak bisa berbuat banyak, karena seluruh jajaran Dinkes Lima Puluh Kota , mulai dari kadis, kabid, kepala puskesmas dan bawahannya, tak satupun bisa dihubungi," kata dr. Bakhrizal.

baca juga: Ampiang Dadiah dan Janjang Saribu Masuk Nominasi API 2020 dari Bukittinggi

Menurut rencana, dalam kesempatan tersebut sesuai permintaan wabup dan Ketua DPRD Lima Puluh Kota , direncanakan adanya kegiatan SWAB di Puskesmas Pangkalan.

Hal ini berdasarkan hasil tracking atas kasus positif COVID-19 pertama warga Pangkalan dan disinyalir puluhan masyarakat belum dilakukan uji lab SWAB.

baca juga: Minang Soto, Sajikan Soto Resep Keluarga Penggugah Selera

"Wabup menduga banyak warga yang kontak dengan kasus positif pertama itu. Sehingga, untuk percepatan pencegahan Covid-19 di Pangkalan, perlu dikirim hasil SWAB ke RS Unand atau di Laboratarium Kesehatan di Baso, Agam," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ferizal Ridwan mengatakan pihaknya minta maaf kepada Pemerintah Kota Payakumbuh . Kemudian juga sangat berterima kasih sekali kepada Wali Kota Payakumbuh dan jajaran serta Kepala Dinas Kesehatan yang telah menurunkan petugas medis ke Pangkalan

baca juga: Positif COVID-19 Kota Solok Kembali Bertambah

"Kami sudah menyampaikan permohonan maaf dan terimakasih kepada Walikota Payakumbuh melalui Kadiskes Payakumbuh . Karena, sudah bersedia menurunkan petugas ke Pangkalan. Nanti kami dari Pemkab akan menghubungi Kadiskes Lima Puluh Kota untuk meminta keterangan terkait alasan gagalnya pengambilan SWAB kemarin," kata Wakil Bupati Ferizal Ridwan.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri