Pasien Positif COVID-19 Lima Puluh Kota Bertambah, Wabup: MS Minta Isolasi Mandiri

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ferizal Ridwan saat mengunjungi pasien terkonfirmasi positif di Lima Puluh Kota.
Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ferizal Ridwan saat mengunjungi pasien terkonfirmasi positif di Lima Puluh Kota. (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Lima Puluh Kota kembali bertambah, Rabu 13 Mei 2020. Pasien tersebut berinisial MS (41 tahun), warga Batu Balang, Kecamatan Harau yang berprofesi sebagai staf puskesmas di Kota Payakumbuh.

Wakil Bupati Ferizal Ridwan saat dihubungi KLIKPOSITIF mengatakan dirinya telah menemui Ibu MS yang merupakan warga Kabupaten Lima Puluh Kota . Menurut informasi, yang bersangkutan merupakan Orang Tan Gejala (OTG) karena beberapa waktu lalu di Payakumbuh terdeteksi dan terkonfirmasi positif di tempat yang bersangkutan bekerja.

baca juga: Pemko Padang Anggarkan Lagi Rp60 Miliar Untuk Tangani COVID-19, Fokus Hal Ini

"Atas permintaan Ibu MS dan keluarga maka untuk isolasi dilakukan mandiri di rumahnya. Kami mempertimbangkan bahwa yang bersangkitan adalah petugas kesehatan dan suaminya juga anggota polri. Sehingga diyakini mampu dan mengerti akan prosedur COVID-19," kata Ferizal Ridwan

Setelah mengabulkan permintaan pihak keluarga, yang bersangkutan juga membuat surat pernyataan di nagari. Atas pertimbangan tersebut maka pihak kabupaten memberikan kesempatan untuk isolasi mandiri.

baca juga: Total 590 Orang Dirawat di RSD Wisma Atlet

"keluarga tersebut juga memiliki keluarga sedikit dan tidak banyak yaitu suami dan dua anaknya. Selain itu letak rumahnya juga jauh dari lingkungan yang ramai dan rumahnya juga memilikidinding tinggi serta pihak keluarga telah menyiapkan ruangan isolasi khusus di rumahnya," ujar Wakil Bupati Lima Puluh Kota setelah berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal.

Penambahan satu pasien positif ini membuat total pasien positif COvid-19 di Lima Puluh Kota menjadi 6 kasus. Sebelumnya dua penambahan terjadi karena perpindahan data dari Kota Payakumbuh ke Kabupaten Lima Puluh Kota karena yang bersangkutan ber-KTP Lima Puluh Kota .

baca juga: Tiga Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Total Jadi 14

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri